Tiga Kutukan yang Belum Bisa Diakhiri di Piala Dunia 2018, Salah Satunya Dialami Juara Bertahan

Gelaran Piala Dunia 2018 menyisakan sejumlah tren negatif yang belum bisa dipatahkan.

Tiga Kutukan yang Belum Bisa Diakhiri di Piala Dunia 2018, Salah Satunya Dialami Juara Bertahan
Timnas Prancis (Twitter Timnas Prancis) 

TRIBUNJATIM.COM - Gelaran Piala Dunia 2018 menyisakan sejumlah tren negatif yang belum bisa dipatahkan.

Pesta sepak bola di Rusia itu berakhir pada Minggu (15/7/2018) dengan Prancis keluar sebagai juara seusai mengalahkan Kroasia dalam partai final.

Selama lebih dari satu bulan penyelenggaraan, ada tiga kutukan yang masih belum bisa diakhiri.

Baca: 5 Hal yang Terlewatkan di Final Piala Dunia 2018, Salah Satunya Prancis Menang dengan Striker Mandul

Apa sajakah itu?

1. KUTUKAN JUARA BERTAHAN

Dari kanan ke kiri: Thomas Mueller (kanan), Toni Kroos (tengah), Sami Khedira, merayakan gol yang dicetak Kroos untuk Jerman ke gawang Republik Ceska dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Hamburg, 8 Oktober 2016.
Dari kanan ke kiri: Thomas Mueller (kanan), Toni Kroos (tengah), Sami Khedira, merayakan gol yang dicetak Kroos untuk Jerman ke gawang Republik Ceska dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Hamburg, 8 Oktober 2016. ((PATRIK STOLLARZ/AFP))

Jerman harus mengakhiri kompetisi lebih cepat setelah finis sebagai juru kunci Grup F.

Dengan tersingkirnya Der Panzer, maka kutukan juara bertahan masih berlanjut.

Pada dua edisi terakhir Piala Dunia, para juara bertahan harus tersingkir saat masih di fase grup.

Baca: 4 Hal Tentang Luka Modric, Kapten Kroasia yang Jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2018

Italia, yang keluar sebagai kampiun pada 2006, hanya bisa melangkah sampai penyisihan grup ketika mentas dalam edisi 2010.

Sang jawara dunia 2010, Spanyol, juga mengalami derita serupa pada 2014.

Halaman
123
Editor: Dwi Prastika
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved