Inilah Kendala yang Dihadapi Penabuh Drum Asal Surabaya, Kunto Hartono Sebelum Berangkat ke Rusia

Ide gila kembali tercetus dari benak penabuh drum terlama Kunto Hartono (41).

Inilah Kendala yang Dihadapi Penabuh Drum Asal Surabaya, Kunto Hartono Sebelum Berangkat ke Rusia
ISTIMEWA
Aksi penabuh drum asal Surabaya Kunto Hartono saat lakukan aksi saat Fifa Fun Fest Final Piala Dunia 2018 di Rusia 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ide gila kembali tercetus dari benak penabuh drum terlama Kunto Hartono (41).

Pasalnya, pada Minggu (15/7/2018) lalu, Kunto menabuh drum saat Final Piala Dunia 2018 di Rusia.

Disana, tak hanya menabuh drum, Kunto juga mempromosikan Indonesia serta Asian Games tahun 2018 yang akan terselenggara di Palembang dan Jakarta.

Sebelum berangjat ke Rusia, Kunto tentu mengalami kendala.

Pengurusan visa sebelum dirinya pergi ke Moskow, Rusia bisa dibilang begitu menyulitkan.

"Senin (10/7/2018) lalu dimasukkan, (daftar), lalu Selasa (11/7/2018) visa keluar, pas Rabu (12/7/2018) saya berangkat dengan teman-teman dan istri saya, sangat menegangkan sekali," beber suami Feny Rediana itu, Rabu (18/7/2018).

Kunto menambahkan, ketika sampai di sana pun, venue belum ada yang ready.

"Tak hanya venue, perizinan dan segala macamnya juga belum ready, tapi alhamdulillah luar biasa, dalam tujuh hari, mulai pengurusan visa, pencarian tempat, sampai izin dan segala macam, akhirnya bisa berjalan di injury time pas tanggal 14 Juli 2018 sore," ungkapnya.

Sembari mengucapkan rasa syukur, ketika itu dirinya diizinkan untuk tampil di Fifa Fun Fest 2018 di Moskow, Rusia.

Usut punya usut, lokasi itu adalah "ring satu" dari penyelenggaraan Final Piala Dunia 2018 Rusia, yakni dengan pengamanan super ketat dan dipadati sejumlah orang daei seluruh penjuru dunia.

Lalu, apa saja kendala yang dialami Kunto selama menabuh drum disana? Lelah kah?

"Untuk kendala, saat itu cuacanya panas sekali, sangat ekstrem, saya harus berjibaku dengan jarak juga, sebab saat itu mobil tak boleh masuk, jadi saya berjalan sekitar dua kilometer sambil bawa peralatan drum yang lumayan berat, ya bisa dibilang capek banget," tandasnya lalu tersenyum.

Kendati demikian, Kunto mengaku puas karena meskipun Indonesia tidak tampil ssbagai peserta di Piala Dunia 2018.

"Ya setidaknya, minimal ada satu orang yang bisa menjadi bagian dari Piala Dunia 2018 di Rusia dan itu Insyaallah legal," tutup pria yang tinggal di Jalan Hayam Wuruk Dodik itu.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved