Probolinggo Launching Program Pendidikan Berkelanjutan Untuk Perempuan

Program pendidikan berkelanjutan untuk perempuan diluncurkan di Probolinggo dan langsung beraksi.

Probolinggo Launching Program Pendidikan Berkelanjutan Untuk Perempuan
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Launching Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M), Desa Vokasi dan Pendidikan Kecakapan Hidup Perempuan (PKH-P) di Balai Desa Randujalak Kecamatan Besuk, Jumat (27/7/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO – Pemkab Probolinggo melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) melaunching program pendidikan berkelanjutan, berupa Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M), Desa Vokasi dan Pendidikan Kecakapan Hidup Perempuan (PKH-P) di Balai Desa Randujalak Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Jumat (27/7/2018).

Kegiatan ini diikuti oleh 200 orang peserta terdiri dari program Desa Vokasi bidang ketrampilan olahan makanan satru dan sagon sebanyak 100 orang perempuan dan PKH-P untuk lima lembaga sebanyak 100 orang.

Program pendidikan berkelanjutan yang dirilis secara resmi oleh Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Probolinggo Hasin, Camat Besuk Teguh Prihantoro, Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo dan Kepala Desa Randujalak Anis Nurhainis.

Ketua panitia Herry Eko Purnomo mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kecakapan personal, akademik, sosial dan vokasional perempuan mandiri untuk mengurangi potensi resiko sosial kelompok perempuan.

“Selain itu, meningkatkan potensi sumber daya alam (SDA) melalui berbagai kegiatan ketrampilan serta memotivasi pemerintah daerah dalam kegiatan pemberdayaan perempuan melalui penyusunan rencana aksi daerah,” ujarnya.

Menurut Eko, pendidikan berkelanjutan merupakan langkah yang tepat dalam upaya peningkatan SDM. Pendidikan berkelanjutan memiliki bidang garapan yang sangat luas, karena itu diperlukan harmonisasi program-program di bidang pendidikan berkelanjutan.

“Dimensi pendidikan berkelanjutan mewadahi program-program antara lain pendidikan keaksaraan, pendidikan kesetaraan, pendidikan pemberdayaan perempuan dan berbagai pendidikan vokasi,” jelasnya.

Eko menerangkan dalam konteks pendidikan berkelanjutan yang dimaksud adalah lebih menekankan pada upaya peningkatan pendidikan pemberdayaan perempuan. Oleh karenanya yang menjadi lingkup dari program ini meliputi PKH-P dan pendidikan vokasi yang dikemas dalam kegiatan program Desa Vokasi.

Berbagai program tersebut membawa misi bagaimana upaya-upaya yang akan dilakukan dalam peningkatan pendidikan pemberdayaan perempuan.

Camat Besuk Teguh Prihantoro menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Probolinggo dalam hal ini Dinas Pendidikan karena Kecamatan Besuk, khususnya Desa Randujalak mendapatkan program Desa Vokasi.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved