Polda Jatim Tangkap Pemalsu KTP hingga Akta Cerai, Polisi Ungkap Tempat Pelaku Lakukan Kejahatannya

Kasus pemalsuan dokumen swasta dan kenegaraan dapat diungkap personel Unit Ranmor, Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Polda Jatim Tangkap Pemalsu KTP hingga Akta Cerai, Polisi Ungkap Tempat Pelaku Lakukan Kejahatannya
ISTIMEWA
Tersangka pemalsu dokumen Agung Wiyono Bin Sunyoto dan barang bukti berupa KTP Palsu 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kasus pemalsuan dokumen swasta dan kenegaraan dapat diungkap personel Unit Ranmor, Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Pelaku diketahui bernama Agung Wiyono Bin Sunyoto (37), warga Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Ambaryadi Wijaya menjelaskan, mulanya hal tersebut berawal dari informasi yang diterima terkait beredarnya sejumlah dokumen palsu.

Sejumlah polisi dari Unit Ranmor Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim lalu langsung  diterjunkan.

Banyak Bertebaran Akun Instagram Palsu, Simak Nih 5 Cara Membedakannya Biar Gak Ketipu!

"Setelah kami kroscek, kami kantongi nama  Agung Wiyono Bin Sunyoto," tegas AKBP Ambaryadi Wijaya kepada TribunJatim.com, Selasa (7/8/2018).

Berdasarkan LP.A/51/VIII/2018/UM/JATIM, tanggal 2 Agustus 2018 terkait Tindak Pidana Pemalsuan Dokumen, Sunyoto langsung dibekuk.

Kata Ambar, Sunyoto ditangkap pada Selasa (2/8/2018) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Dari tangan pelaku, sejumlah benda disita sebagai barang bukti trkait aktifitas pemalsuan dokumen yang dilakukan Sunyoto.

Polda Jatim Tangkap Pemalsu Dokumen dari KTP hingga Akta Cerai

Beberapa barang bukti yang disita dari pelaku di antaranya adalah 15 lembar KTP palsu, dua lembar SIM C palsu, empat lembar Kartu Keluarga, selembar scanner SKHU paket C, selembar STNK, sebuah stempel plat nomor mobil merek Nissan Grandlivina berwarna hitam dengan plat nomor polisi AD 8998 VC.

Selain itu, polisi juga menyita selembar akte cerai, selembar SKCK, sebuah smartphone beserta simcard, sebuah monitor merek HP, sebuah CPU, sebuah keyboard, sebuah mouse, sebuah printer, sebuah scanner, ebuah flashdisk, dan 10 buah stempel.

Pemalsuan sejumlah dokumen itu dilakukan Sunyoto di rumahnya sendiri menggunakan sejumlah alat pendukung yang dimilikinya.

"Pelaku melakukan tindak pidana pemalsuan dokumen dengan cara membuat STNK, SIM, KTP, Kartu Keluarga, Akta Cerai dan Ijazah yang di lakukan di rumahnya sendiri," tandasnya.

Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen 16 Calon Jamaah Haji, Kemenag Jatim Sudah Laporkan ke Pusat

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved