Muncul Spanduk Bernada Provokasi di Surabaya, Gerindra Jatim: Prabowo-Sandi 100% NKRI

Spanduk tersebut di antaranya berbunyi "Waspadalah! Casingnya Ganti Presiden, Di Dalamnya Rubah Pancasila, Ganti Khilafah".

Muncul Spanduk Bernada Provokasi di Surabaya, Gerindra Jatim: Prabowo-Sandi 100% NKRI
TribunJatim.com/ Bobby Constanstine
Spanduk berisi ujaran provokasi muncul di Surabaya, Jumat (10/8/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Spanduk berisi ujaran provokasi muncul di Surabaya.

Spanduk ini berisi ujaran provokasi yang menyudutkan koalisi yang dipimpin Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Spanduk tersebut di antaranya berbunyi "Waspadalah! Casingnya Ganti Presiden, Di Dalamnya Rubah Pancasila, Ganti Khilafah".

Selama ini, slogan #2019gantipresiden memang digaungkan oleh koalisi yang dihimpun poros Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat.

20 Ribu Kardus Air Zam Zam Jamaah Haji Telah Sampai di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Anwar Sadad, Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Timur pun angkat bicara terkait munculnya provokasi tersebut.

Ia menganggap ada pihak tidak bertanggung jawab yang justru tidak memahami Islam dengan baik.

"Mereka phobia kepada Islam. Dikiranya setiap yang berbau Islam, dan yang dekat dengan Islam berarti pro Khilafah," kata Sadat, Jumat (10/8/2018).

Ia menjelaskan bahwa sejarah kelahiran Negara Republik Indonesia justru berawal dari kebesaran tokoh tokoh umat Islam dan tokoh nasional.

"Islam dan Nasionalisme lebur dalam Indonesia. Inilah konsepsi founding fathers kita," lanjut Sadad.

Tak hanya itu, Sadat juga menegaskan bahwa Calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusung partainya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno adalah pasangan yang sangat mencerminkan Indonesia.

"Prabowo-Sandi 100 persen NKRI, Merah Putih, Indonesia Raya, Bhinneka Tunggal Ika," tegas Sadad yang juga Anggota DPRD Jatim ini.

"Jika ada yang curiga pada Islam, hingga menuduh pro khilafah, jelas mereka tidak mengerti sejarah bangsanya sendiri," tegas alumnus Pondok Pesantren Sidogiri ini.

Untuk diketahui, di salah satu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Raya Darmo, Surabaya, spanduk black campaign yang menyerang tagar #2019GantiPresiden mulai muncul pada hari Jumat (10/8/2018).

Meski demikian, belum jelas siapa dalang dibaling spanduk yang bisa dipastikan menyerang koalisi pimpinan Partai Gerindra itu. Kapan tepatnya spanduk itu dipasang pun juga tidak diketahui.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved