Kenalkan Sejarah Penerbangan, TNI AL Lanudal Juanda Sapa Penumpang di Bandara Juanda

Para anggota Komando Wanita (Kowal) Lanudal Juanda menyapa para penumpang Bandara Juanda sambil membagikan selebaran

Kenalkan Sejarah Penerbangan, TNI AL Lanudal Juanda Sapa Penumpang di Bandara Juanda
TRIBUNJATIM.COM/MANIK PRIYO PRABOWO
Belasan prajurit Komando Wanita (Kowal) TNI AL Lanudal Juanda saat menyapa para penumoang di Bandar Udara Juanda Surabaya, Sidoarjo, Jatim, Sabtu (11/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Manik Priyo Prabowo

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Nampak belasan anggota TNI AL memadati terminal satu Bandar Udara Juanda Surabaya, Sidoarjo, Jatim.com, Sabtu (11/8/2018).

Para anggota Komando Wanita (Kowal) Lanudal Juanda ini menyapa para penumpang dan memberikan pertanyaan soal sejarah Bandara Juanda.

Acara ini merupakan rangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Penerbangan TNI AL ke 54.

Rata-rata para penumpang yang tak mengerti ini pun bertanya balik ke anggota Kowal tersebut.

(Gaji ke 13 ASN Surabaya Tak Kunjung Cair, Wisnu Sakti akan Berkoordinasi Lagi dengan Wali Kota)

(Terkait Mahar Rp 500 Miliar, Ahmad Dhani Sebut Jokowi, Gibran Rakabuming Pun Langsung Bereaksi)

"Hehe saya gak tahu. Tapi tadi sudah dijelaskan bahwa Bandara Juanda Surabaya awalnya adalah bandara tuk penerbangan militer," kata Susanti Pulih Cahyani (36) penumpang Lion Air yang hendak ke Jakarta.

Meski jadi Bandara Internasional penerbangan komersial civil, fungsi Bandara Juanda pun sampai saat ini menjadi salah satu wilayah keamanan nasional yang harus dijaga ketat oleh TNI AL.

Menurut catatan TNI AL yang disampaikan Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana, dulunya Bandara Juanda bernama Pangkalan Udara Angkatan Laut Waru disingkat Pualwa.

Pualwa sendiri sebelumnya adalah pengganti dari Pangkalan Udara Angkatan Laut Morokrembangan Surabaya yang disingkat Pualam.

"Pualam ini adalah landasan pacu pesawat TNI AL yang melaksanakan operasi Trikora ke Irian Barat," paparnya.

(Perebutan Juara Tiga Piala AFF U-16 2018 - Timnas U-16 Myanmar dan Malaysia Imbang di Babak Pertama)

(Sosok Anaknya Jarang Terekspos, Hotman Paris Unggah Foto Putrinya di Instagram, Begini Potretnya!)

Karena pemerintah melakukan pembangunan selama empat tahun yakni 1956 sampai 1960 ini membangun run way sepanjang 3 km dan lebar 45 meter.

Sampai akhirnya pada 12 Agustus 1964 Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda R E Martadinata pun memimpin laporan peresmian landasan ke Presiden Ir Soekarno sebagai inspektur upacara.

Nama Bandara Juanda sendiri adalah wujud penghormatan TNI AL kepada Perdana Menteri Ir Djuanda yang berjasa akan pembangunan bandara ini.

"Bandara Juanda sekarang menjadi bandara enclave civil atau pangkalan militer yang juga dipakai untuk penerbangan sipil," papar Kolonel Bayu.

"Karena wilayah objek vital nasional maka pengamanan Bandara Juanda pun menjadi tanggungjawab TNI Al dalam hal ini Lanudal Juanda," tandasnya.

(61 Orang Berebut Jadi Kepala Desa di Lamongan)

(Mengintip Biografi KH Maruf Amin, Cawapres Jokowi di Pilpres 2019)

Penulis: Manik Priyo Prabowo
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help