OJK Ingatkan Warga Tulungagung Soal Promo Umroh Murah, Ada Indikasi Penipuan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi peringatan kepada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah umroh.

OJK Ingatkan Warga Tulungagung Soal Promo Umroh Murah, Ada Indikasi Penipuan
david yohanes/surya
Akta Bahar Daeng, Deputi Direktur Departemen Pendidikan Sektor Jasa Keuangan OJK. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi peringatan kepada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah umroh.

Menurut Deputi Direktur Departemen Pendidikan Sektor Jasa Keuangan OJK, Akta bahar Daeng, ada banyak biro umroh yang disalahgunakan untuk penipuan.

“Modusnya ini yang harus kita kenali, agar masyarakat juga bisa menghindari,” terang Akta, saat bertemua dengan komunitas online terbesar di Kabupaten Tulungagung, Info Cah Tulungagung, ICeThe.

Akta menuturkan, harga perjalanan umroh termurah sekitar Rp 20 juta hingga Rp 21 juta.

Ahok Dikabarkan Senang Maruf Amin Jadi Cawapres, Luhut: Kalau Keluar Penjara Dia Mau Ikut Kampanye

Jika ada biro perjalanan yang menawarkan harga di bawah itu, wajib diwaspadai.

Apalagi fasilitas yang ditawarkan adalah hotel berbintang.

“Harga murah, fasilitas wah adalah salah satu indikasi penipuan.”

“Masyarakat wajib waspada dengan tawaran itu,” tegas Akta.

Selain itu jamaah umroh harus diberangkatkan paling lambat enam bulan setelah pendaftaran.

Ketentuan ini sudah diatur oleh Kementerian Agama.

Masih menurut Akta, indikasi penipuan lainnya adalah skema ponzi, atau member get member.

“Skema ponzi itu tidak dibenarkan, jangan mau jika ada tawaran biro umroh yang menggunakan sistem ini,” tambahnya.

Dan yang terakhir yang wajib diwaspadari adalah adanya fasilitas mencicil biaya perjalanan, karena cara mencicil ini sudah dilarang .

Gagal Raih Podium dan Finis di Posisi Enam MotoGP Austria, Valentino Rossi Ungkap 2 Perasaan Berbeda

OJK berkepentingan untuk melindungi konsumen, dari praktik nakal biro umroh.

Temuan OJK akan dikoordinasikan dengan Kementerian Agama, dan selanjutnya dirumuskan langkah penindakkannya. (David Yohanes)

Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved