Kampus di Surabaya

Cerita Mahasiswi ITS Surabaya & Sepeda Khusus Penderita Cerebral Palsy Ciptaannya, Sempat Kesulitan

Elly Fitriana Soedjito, mahasiswi Despro ITS Surabaya berhasil membuat inovasi sepeda terapi sebagai tugas akhirnya.

Cerita Mahasiswi ITS Surabaya & Sepeda Khusus Penderita Cerebral Palsy Ciptaannya, Sempat Kesulitan
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Elly Fitriana Soedjito, mahasiswi ITS Surabaya menunjukkan sepeda terapi untuk anak-anak penderita Cerebral Palsy usia 6-12 tahun. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Elly Fitriana Soedjitomahasiswi Departemen Desain Produk Industri (Despro) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil membuat inovasi sepeda terapi sebagai tugas akhirnya.

Sepeda terapi ini dibuat khusus untuk penderita cerebral palsy atau gangguan tumbuh kembang otak usia 6-12 tahun.

Sepeda terapi ini, kata Elly, dibuatnya karena melihat jumlah penderita cerebral palsy yang lebih banyak dibanding penyandang kebutuhan khusus lain di Kota Surabaya.

Pembuatan sepeda terapi ini Elly lakukan mulai bulan September 2017 hingga Juni 2018.

“Lamanya pengerjaan sepeda ini karena butuh konsep yang matang. Selain itu, waktu pengerjaan dihabiskan untuk kegiatan pengembangan bentuk dan produksi,” ujar mahasiswi berhijab yang akan diwisuda tanggal 16 September 2018.

Beruntung, hasil karya Tugas Akhir (TA), Elly mendapatkan nilai yang sempurna yaitu A.

VIDEO: Bupati Ngada Nonaktif, Marianus Sae Disambut Pelukan dan Tangis Keluarga Seusai Sidang Vonis

Elly mengaku puas terhadap hasilnya, meski menurutnya sepeda terapi ini masih perlu dikembangkan lagi.

Tantangan terbesarnya dalam merampungkan sepeda tersebut ialah mencari dan berinteraksi dengan anak penyandang cerebral palsy beserta orang tuanya.

“Kesulitan ini selalu membuat saya sering maju mundur. Namun saya yakin meskipun prosesnya menyakitkan, pasti akhirnya akan menyenangkan dan terbayar semua kerja keras itu,” katanya.

Nantinya, Elly berharap agar sepeda karyanya ini dapat diproduksi dan digunakan dengan tepat sasaran untuk anak anak Cerebral Palsy.

Sebab, beberapa terapis yang ia temui bercerita bahwa sejauh ini belum ada yang benar-benar memproduksi sepeda untuk Cerebral Palsy di Indonesia.

Di luar negeri sudah ada, tapi harganya mahal dan harus mengimpor.

Mahasiswi ITS Surabaya Ciptakan Sepeda Khusus Penderita Celebral Palsy, Bisa Jadi Alat Terapi Kaki

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved