Okupansi Office Capai 70 Persen, Spazio Surabaya Perluas Fasilitas 'Hungerbelt Food Corner'

Fasilitas lifestyle Hungerbelt Food Corner di Spazio Office Building, Surabaya dikembangkan dengan menambah area outdoor.

Okupansi Office Capai 70 Persen, Spazio Surabaya Perluas Fasilitas 'Hungerbelt Food Corner'
SURYA/SUGIHARTO
Dua orang pengunjung mengamati menu yang tertera di Hungerbelt Food Corner Spazio Surabaya, Jumat (14/9/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Fasilitas lifestyle Hungerbelt Food Corner di Spazio Office Building, Surabaya dikembangkan dengan menambah area outdoor.

Launching konsep baru fasilitas food and Baverage (F & B) itu merupakan upaya dari PT Intiland Development Tbk atau Intiland sebagai pengembang Spazio, untuk meningkatkan kunjungan dari non office yang ada didalam gedung. 

"Sebenarnya tetap untuk tambah fasilitas bagi office yang ada di gedung. Tapi, potensi untuk menarik kunjungan dari luar juga," ungkap Amaynta Budhiadi, General Manager Graha Festival, yang mengelola areal komersial sepanjang 1,8 kilometer (km) di kawasan itu, Jumat (14/9/2018).

Pengembangan area Hungerbelt Food Corner itu dilakukan dengan menambah area outdoor yang dilengkapi sembilan stan penjual F & B dengan aneka jenis dan macam.

Di area indoor, terdapat 19 stan F & B yang dilengkapi dengan dengan areal fashion corner, kids playground dan lainnya.

"Target kami memang Family atau keluarga. Sehingga ada fasilitas untuk anak-anak," tambah Amaynta.

Pengunjung Berebut Foto Bareng Valak Film The Nun di Festival Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan, Surabaya

Amaynta mengatakan, saat ini okupansi atau tingkat keterisian office room yang ada di gedung Spazio sudah mencapai 70 persen.

Hal itu juga menjadi pasar tersendiri.

Apalagi, kata Amaynta, di area tersebut banyak pilihan F & B mulai dari kelas menengah hingga privat.

Sementara itu di sebelah Spazio Building telah siap gedung Spazio Tower, yang progres pembangunannya sudah mulai rampung.

Ditargetkan pada Maret 2019 mendatang sudah mulai serah terima.

"Nantinya di ground akan ada komersial area juga. Sehingga akan lebih ramai dan luas," ungkap Amaynta. (rie/Sri Handi lestari).

Joy Red Velvet Ungkap Caranya Hadapi Kritik dari Publik Sebagai Idol, Dulu Sempat Ketakutan

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help