Perubahan yang Dilakukan Tik Tok Seusai Diblokir oleh Kementerian Kominfo

Perubahan telah dilakukan oleh layanan berbagi video Tik Tok seusai diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Perubahan yang Dilakukan Tik Tok Seusai Diblokir oleh Kementerian Kominfo
Tik Tok 

TRIBUNJATIM.COM - Perubahan telah dilakukan oleh layanan berbagi video Tik Tok seusai diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Pemblokiran dilakukan pemerintah saat itu, lantaran platform tersebut memuat konten yang dinilai negatif.

Head of Marketing TikTok indonesia, Dina Bhirawa, mengatakan bahwa perubahan yang dilakukan adalah mulai menyaring konten yang digunakan para users.

"Sekarang kami batasi. Karena banyak sekali anak kecil yang menggunakan TikTok," ujar Dina dalam jumpa pers di U-Thai Cafe & Resto, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018).

Presiden PSG Bakal Minta Real Madrid Tak Lagi Bicarakan Soal Neymar

Pembatasan yang mendasar dilakukan oleh TikTok, kata Dina, adalah membatasi usia pengguna menjadi minimal 14 tahun.

"Usianya dibatasi jadi 14 tahun. Kalau di bawah itu harus izin orangtua. Jadi waktu download harus masukkin umur dan tempat tanggal lahir. Nanti di bawah harus ada persetujuan orangtua dan menggunakannya didampingi orangtua," kata Dina.

Menurut Dina, langkah itu dilakukan agar TikTok bersih dari konten-konten negatif yang sebelumnya ada.

Saat itu, TikTok diketahui melanggar konten yang bersifat negatif dari hasil pemantau tim AIS Kominfo, pelaporan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kemen PPA), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta masyarakat luas.

"Itu usaha kami menjaga agar di bawah umur yang bermain TikTok tetap menjadi pemantauan," uja Dina.

Sementara itu, Felicia selaku Humas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengatakan, perubahan yang dilakukan oleh TikTok sejalan dengan regulasi yang telah dibuat pemerintah.

Ia berujar, TikTok telah mematuhi aturan dari KPPPA untuk menjaga masa depan anak-anak dari konten negatif.

"TikTok memegang komitmen pemerintah untuk mengikuti regulasi yang ada dan menjaga masa depan anak-anak," kata dia.

Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help