MA Perbolehkan Mantan Napi Korupsi Ikut Nyaleg, PSI Jatim: DNA Kita Jelas

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Timur menyayangkan putusan Mahkamah Agung (MA) yang izinkan mantan napi korupsi maju menjadi caleg

MA Perbolehkan Mantan Napi Korupsi Ikut Nyaleg, PSI Jatim: DNA Kita Jelas
ISTIMEWA
DPW PSI Jatim baru saja menyelenggarakan pembekalan Bakal calon legislatif (caleg) untuk DPR RI, DPRD I dan DPRD II dari Dapil se-Jawa Timur. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Timur menyayangkan putusan Mahkamah Agung (MA) yang memperbolehkan mantan narapidana korupsi untuk maju menjadi calon anggota legislatif (Caleg).

Ketua PSI Jatim, Shobikin mengungkapkan bahwa PSI Jatim merasa kecewa, sedih sekaligus geram dengan keputusan itu.

"Kami cukup menyayangkan atas keputusan tersebut, tapi sebagai bagian dari masyarakat yang patuh hukum kami tetap menghormati keputusan MA," kata Shobikin, Sabtu (15/9/2018).

Walaupun begitu, Shobikin tetap mengajak semua pihak untuk menyikapinya secara bijak termasuk para elit parpol.

(Dua Pemain Andalan Bisa Main, Pelatih Sriwijaya FC Optimis Raih Hasil Maksimal Kala Jamu Persebaya)

(Makin Mendunia, Batik Jember Goes to Paris Fashion Week)

Menurut Shobikin, dengan keluarnya putusan MA tersebut sebaiknya semua parpol tidak mengendurkan komitmennya dalam pemberantasan korupsi.

"Kalau PSI, DNA kita jelas, yaitu anti korupsi dan anti intoleransi. Jadi siapa pun yang akan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif lewat PSI harus diuji rekam jejaknya," ujar Shobikin.

Untuk itu, Shobikin menjelaskan bahwa napi mantan korupsi tidak akan dicalonkan oleh PSI dalam Pileg.

(VIDEO: Begini Meriahnya Kunjungan Menteri BUMN dan Khofifah Indar Parawansa ke Surabaya)

(Babysitter Suka Main Media Sosial, Ternyata Ashanty Marah Kalau Lihat Postingan yang Seperti Ini)

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help