Antusias Peserta Meningkat, PKS Akan Tambah Kategori Perempuan di Lomba Baca Kitab Kuning

DPW PKS Jawa Timur kembali menggelar lomba membaca kitab kuning untuk ketiga kalinya. Hri ini, Minggu (16/9/2018) menjadi jadwal babak penyisihan

Antusias Peserta Meningkat, PKS Akan Tambah Kategori Perempuan di Lomba Baca Kitab Kuning
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Suasana Semifinal Lomba Baca Kitab Kuning di Kantor DPW PKS Jatim, Minggu (16/9/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - DPW PKS Jawa Timur kembali menggelar lomba membaca kitab kuning untuk ketiga kalinya.

Sekretaris DPW PKS Jawa Timur, Irwan Setiawan mengatakan lomba ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari masyarakat setiap tahunnya.

Hal ini dibuktikan dengan semakin bertambahnya jumlah peserta di setiap tahun.

"Bahkan tahun ini banyak peserta perempuan yang ikut lomba," kata Irwan saat ditemui di Kantor DPW PKS Jatim, Jalan Gayungsari Barat, Surabaya, Minggu (16/9/2018).

(Disc Jockey Dipukuli Gerombolan Pemuda Mabuk di Jalan Raya Tegalsari Surabaya)

(Realisasi Gaji Guru Swasta Surabaya Sesuai UMK Tunggu Pengumpulan RAB, Pemkot Beri Deadline Besok)

Tidak cukup sampai disitu, dari penyisihan peserta yang dilakukan di 8 kabupaten/kota, juara di 3 kabupaten/kota adalah perempuan.

"Melihat antusias ini, pelaksanaan lomba tahun depan akan kita buat dua kategori, yaitu laki-laki dan perempuan, kalau tahun ini kan masih kita gabung," ucap Irwan.

Irwan menjelaskan setelah babak penyisihan yang dilakukan di 8 kabupaten/kota dua pekan yang lalu, hari ini lomba baca kitab kuning masuk ke dalam babak semifinal.

"Sebanyak 24 peserta dari 8 daerah berlomba untuk mendapatkan juara 1 sampai harapan 3. Yang menjadi juara 1 akan mewakili Jatim di tingkat nasional tanggal 10 Oktober nanti," lanjutnya.

(La Nyalla Bareng Mensos Hadiri Undangan Haul Ponpes Baitus Sholihin Genggong Probolinggo)

(5 Sistem Militer Amerika Serikat yang Juga Dapat Digunakan Oleh Israel)

Irwan berharap tahun ini Jawa Timur menjadi juara nasional, mempertahankan juara yang didapatkan tahun lalu.

"Tahun lalu yang juara itu namanya Muhammad Al Habib, santri dari Ponpes Darul Lughoh Wadda'wah Pasuruan, dan mendapatkan hadia umroh. Semoga tahun ini Jawa Timur juara lagi," tutupnya.

(Realisasi Gaji Guru Swasta Surabaya Sesuai UMK Tunggu Pengumpulan RAB, Pemkot Beri Deadline Besok)

(Belum Terkalahkan Selama Delapan Pekan, Madura United Datang ke Malang Demi Lanjutkan Tren Positif)

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved