Rumah Politik Jatim

Di Gedung Negara Grahadi, Bupati Tantri dan Wabup Timbul Nyatakan Perang Terhadap Korupsi

Bupati Tantri dan Wabup Timbul Nyatakan Perang Terhadap Korupsi, saat berada di Gedung Negara Grahadi.

Di Gedung Negara Grahadi, Bupati Tantri dan Wabup Timbul Nyatakan Perang Terhadap Korupsi
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko dan istri Nunung Nur Diana, Senin (24/9/2018) usai pelantikan 12 Kepala Daerah, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Maraknya kepala daerah maupun aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia terjerat kasus korupsi jadi pelajaran penting bagi kepala daerah yang baru dilantik Gubernur Jatim Soekarwo, di Gedung Grahadi, Surabaya, Senin (24/9/2018).

Tak terkecuali Bupati Kabupaten Probolinggo Puput Tantriana Sari. Wanita yang berpasangan dengan Wakil Bupati Timbul Prihanjoko itu bertekad untuk menjalankan pemerintahan yang bersih dari tindakan korupsi. 

Di periode kedua Tantri dan Timbul menjabat ini, istri mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin itu mengatakan bahwa ia sudah mengantisipasi agar pemerintahannya tak tersangkut kasus korupsi. 

Resmi Dilantik Jadi Bupati Probolinggo Periode Kedua, Ini Program Prioritas Tantri dan Timbul

Salah satu langkahnya adalah membuat benteng sistem penganggaran yang akuntabel, dan transparan.  Dengan begitu,  ibu tiga anak ini menjamin tak ada celah bagi segenap pemerintahannya melakukan korupsi dalam lima tahun ke depan. 

"Program khusus yang benar-benar baru sih tidak ada. Tapi sejak tahun 2013 lalu,  kami sudah melakukan perbaikan sistem agar bisa menjaga tidak ada yang memanfaatkan jabatan dan melakukan korupsi," kata Tantri, diwawancarai usai pelantikan.

Selain itu, Tantri menjelaskan, bahwa penguatan pelayanan publik yng berbasis IT juga kian digalakkan di banyak lini. Dengan IT menurutnya bisa memangkas celah adanya pungutan dan kecurangan. 

"Tadi saya jelaskan maslah pelayann publik yang jadi program prioritas. Nah ini juga terutama dalam pendekatan pelayanan berbasis IT dan memenimimalsir celah polah adanya tindakan korupsi," tambahnya.

12 Bupati dan Wali Kota di Jatim Hasil Pilkada Serentak 2018 Resmi Dilantik, 5 Diantaranya Incumbent

Inilah 5 Pesan Penting dan Warning Pakde Karwo pada 12 Kepala Daerah yang Dilantik

Tidak hanya itu,  Tantri mengatakan yang tak kalah penting adalah sosok teladan. Pemimpin, kepala daerah utamanya,  menurutnya adalah tonggak utama dalam pencegahan tindakan korupsi. 

Sehingga menurutnya IT dan sistem hanya merupakan alat menutup celah. Namun yang lebih mendasar adalah memberikan contoh yang baik bagi para jajaran pemerintahnnya.

"Saya ingin semuanya memberikan contoh. Kepala daerah dan wakil kepala daerah, serta juga anggota DPR, memberikan contoh. Sehingga saling mengingatkan, sehingga pola pikir jujur saya harapkan bisa menguat di Kabupaten Probolinggo," tegasnya. 

Menambahkan Tantri, Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko juga menyebut, bahwa tindakan korupsi harus dijauhkan dan dihilangkan dalam budaya dalam menajalankan pemerintahan. 

Pakde Karwo Tantang Kepala Daerah yang Baru untuk Perangi Kemiskinan dan Singgung Integritas

Khofifah Janji Giring Suara 32 Juta Emak-emak Pilih Jokowi-Maruf

Di Probolinggo ia mengatakan ada kerjasama bersama kepolisian untuk melaksanakan gerakan anti korupsi.

"Selain itu ada pembinaan internal juga di kita. Tentang bagaimana mengelola anggaran, terutama juga dari dana desa," tegasnya. 

Kontrol dana desa menjadi konsep pemantauan dan menjaga agar tidak ada yang tersangkut kasus akibat penggunaan dana desa yang menyalahi aturan. (fatimatuz zahroh)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved