Rekam Jejak Calon Rektor Universitas Negeri Malang Butuh Waktu Sebulan

Panitia pemilihan rektor (pilrek) Universitas Negeri Malang (UM) masih menunggu kepastian jadwal pilrek dengan menristekdikti.

Rekam Jejak Calon Rektor Universitas Negeri Malang Butuh Waktu Sebulan
Sylvianita widyawati/surya
Sosialisasi tiga calon rektor Universitas Negeri Malang (UM) periode 2018-2022 di depan kampus Jl Veteran Kota Malang, Senin (24/8/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Panitia pemilihan rektor (pilrek) Universitas Negeri Malang (UM) masih menunggu kepastian jadwal pilrek dengan menristekdikti.

Menurut Prof Dr Ibrahim Bafadal MPd, Ketua Panitia Pilrek UM pada suryamalang.com, kemenristekdikti masih melakukan jejak rekam tiga calon rektor.

"Butuh waktu sebulan untuk jejak rekam para calon rektor," jelas Ibrahim, Senin (24/9/2018).

Adapun tiga calon rektor berdasarkan perolehan suara dari anggota senat adalah Prof Dr AH Rofiuddin MPd (petahana), Prof Dr Dawud MPd dan Prof Dr Nurul Murtadho MPd. Ketiganya dari Fakultas Sastra.

BREAKING NEWS: Kepala Sekolah di Surabaya yang Bocorkan Soal UNBK Divonis Penjara 1,2 Tahun

Menurut Ibrahim, rekam jejak yang diteliti antara lain kiprah prestasinya selama menjadi PNS dan masalah keuangan/rekening calon ke PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan).

"Keterangan dari Prof Ainun Naim, Sekjen Kemenristekdikti, diperkirakan pilrek akan sesuai skedul. Namun Kamis ini (27/9/2018), saya akan menelpon lagi ke Pak Ainun mengenai kepastian jadwalnya," katanya kepada Tribunjatim.com.

Jika sesuai skedul panitia, jadwal pilrek dengan menteri pada 1-5 Oktober. Ia berharap, nanti juga sesuai skedul itu.

Jika pada Kamis nanti mendapat kepastian, maka panitia akan segera rapat pada pekan ini. Sebab jika sesuai skedul, maka pelaksanaan akan dilakukan pada pekan depan. "Butuh persiapan misalkan surat suara," tandasnya.

Sedang anggota senat diharapkan juga siaga di Malang karena ada pelaksaan kegiatan ini.

Sedang calon Rektor UM, Nurul Murtadho terpisah menyatakan mengalir saja mengikuti prosedur.

"Saya sendiri juga belum tahu jadwal pilrek dengan menteri kapan," jawabnya. Ketika ditanya apakah ia juga melakukan pendekatan kepada anggota senat, Nurul menjawab bukan ia sendiri.

Stefano Cugurra Sebut Insiden Tewasnya The Jakmania di Bandung Jadi Momen Terburuk Sepanjang Karir

"Masak saya memasarkan sendiri," jawabnya. Sehingga nampaknya ada semacam "tim sukses". Ditanya apakah ia memiliki target di pilrek nanti? "Menang 90 persen dengan suara menteri, hehehe," jawabnya.

Sebab suara menteri adalah 65 persen. Sisanya 35 persen suara senat.

Dalam pilrek suara senat pada 23 Agustus 2018, petahana mendapat 34 suara. Dawud dapat 17 suara dan Nurul mendapat 4 suara.(Tribunjatim.com/Sylvianita Widyawati)

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved