Rektor UB Malang Ingin Perpustakaan Jadi Fungsi Publikasi Mahasiswa-Dosen

ektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MSi menginginkan perpustakaan menjadi fungsi publikasi bagi mahasiswa dan dosen.

Rektor UB Malang Ingin Perpustakaan Jadi Fungsi Publikasi Mahasiswa-Dosen
Sylvianita widyawati/surya
Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS melepas kontingen pimnas UB ke pimnas ke 31 di Universitas Negeri Yogyakarta, Minggu (26/8/2018) 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MSi menginginkan perpustakaan menjadi fungsi publikasi bagi mahasiswa dan dosen.

Hal ini karena perpustakaan UB memasuki babak institutional repository.

Dimana karya-karya civitas akademi UB disimpan di perangkat lunak itu dapat diambil dan diinstal.

"Selain bisa menyebarkan ilmunya juga dibaca masyarakat. Saya harapkan gratis saja agar bisa diakses meluas oleh masyarakat," ujar rektor usai membuka open house perpustakaan UB, Selasa (25/9/2018).

Ditambahkan Johan Andoyo Effendi Nur, Kepala Perpustakaan UB pada suryamalang.com, untuk repository ini, UB baru mengawali.

Ini Sikap dan Reaksi Manajemen Arema FC Terkait Keputusan Menpora untuk Hentikan Sementara Liga 1

"Memang masih kalah dengan IPB yang sudah mengawali duluan," kata Johan KEPADA TRIBUNJATIM.COM.

Namun pihaknya sudah mengajukan apply untuk masuk koalisi internasional untuk open access repository.

Untuk itu, disertasi, tesis, penelitian akan dimasukkan dalam bentuk full content. Bukan abstrak saja.

"Selama ini tidak dipublikasikan. Jika dipublikasikan, wah..jumlahnya pasti banyak sekali. Setiap tahun saja mahasiswa UB 11.000. Setiap bulan ada wisuda 1000 an," kata dia.

1.042 Siswa PKBM di Kota Surabaya Dapat Dana Program Indonesia Pintar

Bagaimana jika ada penelitian yang misalkan agak sensitif? Kata Johan bisa dengan embargo pada bagian metodologi dan pembahasan. Sehingga hanya ditayangkan pada bab pengantar dan pustakanya.

Karena itu, sebelum dipublikasikan, biasanya penulisnya bisa melakukan permintaan. Namun itupun hanya dua tahun sesuai masa embargo internasional. Diharapkan rektor, dengan cara ini bisa membantu meningkatkan peringkat UB dari publikasi. (Tribunjatim.com/Sylvianita widyawati)

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved