Pileg 2019

Dari 650 Nama Caleg di KPU Jember, Tiga Orang Mantan Napi

Ada tiga orang mantan narapidana yang masuk dalam daftar calon tetap (DCT) Pemilihan Legislatif (Pileg) untuk DPRD Jember tahun 2019.

Dari 650 Nama Caleg di KPU Jember, Tiga Orang Mantan Napi
Surya/Muhammad Erwin Wicaksono
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember menggelar rapat pleno terbuka "Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan Daftar Pemilih Sementara (DPS) bertempat di Kantor KPU Kabupaten Jember (15/3/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Ada tiga orang mantan narapidana yang masuk dalam daftar calon tetap (DCT) Pemilihan Legislatif (Pileg) untuk DPRD Jember tahun 2019.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember Ahmad Hanafi memilih tidak menyebut ketiga nama orang mantan narapidana itu.

"Memang ada tiga orang, kalau nama ketiganya sudah masuk DCT tentu kan prosedur sudah dilalui, prosedur pengumuman bahwa dia pernah menjalani tahanan, juga adanya surat keterangan dari pengadilan dan Lapas," ujar Ahmad Hanafi kepada Tribunjatim.com. , Rabu (26/9/2018).

Ahmad Hanafi  memastikan ketiga orang itu bukanlah mantan narapidana untuk kasus korupsi, pelecehan seksual terhadap anak, juga bandar narkoba. Sebelumnya, KPU melarang terpidana untuk tiga kasus itu tidak boleh mencalonkan diri sebagai Caleg di Pileg 2019.

Resmi Ditinggal Pelatih, Persipura Jayapura Beber Penyebab Mundurnya Amilton Silva dan Asistennya

Belakangan, Mahkamah Agung (MA) membatalkan peraturan KPU tersebut.

Hanafi kembali menegaskan meskipun MA telah membatalkan peraturan itu, tidak ada satu pun Caleg untuk DPRD Jember yang pernah menjalani tahanan untuk tiga kasus tersebut.

"Untuk tiga mantan Napi yang terdaftar di DCT untuk kasus selain tiga kasus itu," tegasnya.

KPU Jember meloloskan 650 nama di DCT untuk DPRD Jember di Pileg 2019. Saat DCS (Daftar Calon Sementara), terdapat 651 nama. Setelah verifikasi, ada 650 nama yang lolos ke DCT.

"Satu orang mengundurkan diri," kata Hanafi kepada Tribunjatim.com.

650 nama Caleg itu berasal dari 16 Parpol yang mengikuti Pileg di Jember. Hanafi menambahkan, hampir semua Parpol mengirimkan kuota maksimal untuk Caleg sesuai dengan jumlah kursi di DPRD Jember yakni 50 orang.

Pembalap Australia Menjadi yang Tercepat di Etape Pertama ITdBI 2018

"Sebagian besar maksimal, 50 orang. Meskipun ada beberapa yang 48 dan 49. Jadi totalnya memang banyak ada 650 orang,' pungkas Hanafi.

Ke-650 orang itu sudah boleh melakukan kampanye di masa kampanye Pileg dan Pilpres mulai 23 September hingga 13 April 2019 mendatang. Mereka dilarang kampanye hanya di hari libur nasional. Para Caleg ini tidak boleh berkampanye antara lain di tempat ibadah, lembaga pendidikan, juga kantor pemerintahan. (Tribunjatim.com/Sri Wahyunik)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved