Pendaftaran CPNS 2018

Ratusan Tenaga Honorer Jombang Gelar Demo, Protes Seleksi CPNS

Ratusan tenaga honorer Kabupaten Jombang turun jalan, Rabu (3/10/2018).

Ratusan Tenaga Honorer Jombang Gelar Demo, Protes Seleksi CPNS
Surya/Sutono
Situasi saat ratusan tenaga honorer yang didominasi para guru berdemo di depan kantor DPRD Jombang 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Ratusan tenaga honorer Kabupaten Jombang turun jalan, Rabu (3/10/2018).

Ratusan demonstran yang didominasi tenaga kependidikan alias guru tersebut menyuarakan sedikitnya tujuh tuntutan, terutama pembatalan seleksi CPNS yang dibuka untuk umum.

Sasaran demo tiga titik. Pertama di depan gedung DPRD, kemudian menuju kantor Pemkab Jombang, dan terakhir ke pendapa Pemkab Jombang.

Demo dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, ratusan tenaga honorer berkumpul di depan kantor DPRD Jombang. Di depan gedung wakil rakyat ini, satu demi satu pendemo berorasi dan menyuarakan sedikitnya tujuh tuntutan.

"Pertama, kami menolak CPNS UMUM Tahun 2018/PP 36/37 Tahun 2018. Kedua, meminta pemerintah mengangkat honorer Kategori (K) 2 menjadi PNS (pegawai negeri sipil)," kata Ketua Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Jombang, Ipung Kurniawan saat orasi.

Bukan Gertak Sambal, Ribuan Guru Honorer di Lamongan Mogok Kerja pada Hari Ketiga Pelaksanaan UTS

Ipung melanjutkan, tuntutan ketiga, adalah meminta Pemkab Jombang mengirim surat kepada presiden agar segera diterbitkan Peraturan Pemerintah (PP) guna menyelesaikan permasalahan tenaga Honorer K2, tanpa dibatasi usia.

"Kami juga mendesak diterbitkan SK Bupati untuk pengangkatan tenaga honorarium," ujar Ipung kepada Tribunjatim.com.

Ipung menandaskan, tuntutan kelima adalah meminta kesejahteraan tenaga honorer ditingkatkan, disesuaikan dengan upah minimum kabupaten (UMK).

"Keenam, pemerintah harus memberikan jasa pelayanan untuk tenaga kesehatan yang berstatus honorer. Dan terakhir, ketujuh, kami menuntut fasilitas BPJS untuk tenaga honorer," pungkasnya.

Ketua Komisi D DPRD Jombang M Syarif Hidayatullah yang menerima demonstran menyatakan dukungannya terhadap para tenaga honorer.

Real Madrid Kalah dari CSKA Moskow, Navas Rindu Cristiano Ronaldo

"Kami setuju seleksi CPNS di Jombang dibatalkan. Selesaikan dulu soal honorer baru membuka seleksi CPNS," katanya kepada Tribunjatim.co.

Dia juga siap mengawal yang menjadi tuntutan para demonstran. "Kami siap mengawal dan meminta pemerintah membatalkan seleksi CPNS tahun ini," tandasnya.(Tribunjatim.com/sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help