Dirut RSUD dr. Soedono Madiun Sebut Masyarakat Dirugikan dengan Aturan Baru BPJS

Direktur Utama RSUD dr Soedono Madiun, dr Bangun Tripsila Purwaka, mengatakan masyarakat dirugikan dengan adanya peraturan baru dari Badan Penyelengga

Dirut RSUD dr. Soedono Madiun Sebut Masyarakat Dirugikan dengan Aturan Baru BPJS
(Surya/Rahadian bagus)
RSUD dr.Soedono Kota Madiun menggelar press conference terkait kasus difteri. 

 TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Direktur Utama RSUD dr Soedono Madiun, dr Bangun Tripsila Purwaka, mengatakan masyarakat dirugikan dengan adanya peraturan baru dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Ia menuturkan, kini pasien hanya bisa mendapatkan pelayanan di rumah sakit, sesuai dengan rujukan yang ada di sistem Primary Care (PCARE).

"Jadi dengan peraturan baru ini Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau puskesmas harus merujuk pasien ke rumah sakit sesuai dengan sistem PCARE," kata dr Bangun kepada TribunJatim.com, Rabu (3/10/2018).

Dia menuturkan, meski sudah diterapkan sejak Juli 2018 lalu, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya Peraturan Direktur Pelayanan BPJS no 4 tahun 2018, mengenai rujukam online.

PSI Jatim Desak Kepolisian Usut Kasus Berita Hoax Ratna Sarumpaet

"Masyarakat nggak tahu bahwa ada peraturan itu. Padahal ini sudah running sejak Juli 2018, uji coba kedua atau ketiga kalau tidak salah," katanya.

Bahkan, dirinya hingga saat ini juga belum mendapatkan salinan isi dari peraturan tersebut secara lengkap.

"Saya sampai sekarang saya cari belum dapat, Perdiryan nomor 4 tadi. Saya tahunya dari teman yang sarjana hukum," ujarnya.

Ia menuturkan, dengan peraturan baru ini tidak semua pasien di Madiun tidak dapat dirujuk ke RSUD dr Soedono yang merupakan rumah sakit tipe B.

Pasien dengan sakit yang sekiranya masih bisa ditangani rumah sakit tipe C atau tipe D tidak dirujuk ke rumah sakit tipe B, dalam hal ini RSUD dr Soedono.

Peraturan ini membagi pelayanan sekunder menjadi tiga. Jika sebelumnya tiga tipe rumah sakit yakni D, C, B menjadi satu tipe pelayanan sekunder, kini ketiganya dipisahkan.

Kisah Mengharukan Para Korban Bencana Palu yang Tiba di Bandara Juanda

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved