Bupati Magetan Minta Jajarannya Kurangi Pasang Media Luar Ruangan

Bupati Magetan Suprawoto himbau jajarannya mengurangi pemakaian media luar ruangan (spanduk, banner, baliho dan umbul umbul

Bupati Magetan Minta Jajarannya Kurangi Pasang Media Luar Ruangan
TribunJatim.com/ Nuraini Faiq
Bupati Magetan Suprawoto 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Bupati Magetan Suprawoto himbau jajarannya mengurangi pemakaian media luar ruangan (spanduk, banner, baliho dan umbul umbul) untuk publikasi program- program pemerintah. Karena media luar ruang dinilai tidak lagi efektif dibanding media sosial.

"Media luar ruangan selain merusak pemandangan, juga membuat kota terlihat kotor. Kalau mau publikasi, pakai media sosial (medsos), lebih mengena karena person dan lebih mengena," kata Bupati Magetan Suprawoto, seusai mengujungi kantor Satpol PP dan Bakesbangpol, yang hanya berjarak beberapa langkah, Selasa (9/10/2018).

Kemungkinan Bupati Magetan Suprawoto melihat banyaknya spanduk, baliho, banner, dan umbul umbul milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan yang terpasang disejumlah jalan protokol.

KPK Bawa 2 Kardus da 2 Koper di Kantor DPKPCK Kabupaten Malang

Bahkan, beberapa baliho raksasa dipasang di wilayah jalan yang dinyatakan steril dari pemasangan media luar ruang, dan ini disebut dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang Keamanan dan Ketertiban Daerah.

Meski di Perda Keamanan dan Ketertiban Masyarakat disebut, pemasangan sepanduk, baliho ditempat tertentu, yang tidak dibolehkan.

Namun seperti di depan Pasar Baru yang dinyatakan steril, banyak terpampang baliho milik Pemkab Magetan berukuran besar, kalau pun itu seizin Bupati, bagaimana dengan iklan rokok yang terpasang melingkar seluas lokasi Pasar Baru.

Keterangan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Magetan, sejumlah wilayah Kabupaten Magetan dinyatakan steril, sesuai Perda Pemkab Magetan, diantaranya, sekitar gedung DPRD, Rumah Sakit, gedung DPRD, Masjid Agung dan sekolah calon tamtama (Secata).

Pemuda Tewas di Kebun Tebu di Sumobito Jombang, Satu Pelaku Diringkus, 7 Jadi DPO

Menurut Bupati Suprawoto, Satpol PP yang mempunyai tugas sebagai penegak Perda, seharusnya berani menindak media publikasi luar ruangan yang berada di wilayah steril dan pedagang kaki lima, serta penertiban pedagang, pengusaha yang menempati trotoar.

"Kalau Satpol PP bisa bertugas sesuai tupoksinya, paling tidak masyarakat akan mencontoh hal hal positif, termasuk institusi Pemkab,"kata mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kominfo ini. (Doni Prasetyo/TribunJatim.com).

 Sumber : TribunJatim.com

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved