-RSUD Magetan Hanya Dibayar Rp 4 M dari Rp 20 Miliar Hutang BPJS

BPJS) berhutang layangan kesehatan di RSUD dr Sayidiman, Kabupaten Magetan sebesar Rp20 miliar, akhirnya hutang itu angsur perdana sebesar Rp 4 miliar

-RSUD Magetan Hanya Dibayar Rp 4 M dari Rp 20 Miliar Hutang BPJS
SURYA/DONI PRASETYO
Di lorong ruang Rawat Inap (IRNA) VII, RSUD dr Sayidiman, Magetan ini, dalam semalam tiga keluarga pasien yang menunggu dan tidur menjadi korban pencurian. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Setelah kabar tersiar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) berhutang layangan kesehatan di RSUD dr Sayidiman, Kabupaten Magetan sebesar Rp20 miliar, akhirnya hutang itu angsur perdana sebesar Rp 4 miliar.

"Dari Rp 20 miliar hutang BPJS ke RSUD Sayidiman, kemarin dibayar Rp 4 miliar," kata Direktur Utama (Dirut) RSUD dr Sayidiman Magetan dr Yunus Mahatma Andre SpPD kepada TribunJatim.com, Rabu (10/10).

Menurut Mahatma, sisa hutang BPJS sebesar Rp 16 miliar itu belum jelas kapan dibayar.
Padahal saat ini klaim dari peserta BPJS terus masuk dan RSUD Magetan tidak kuasa menolak, akibatnya RSUD gali lubang tutup lubang agar operasional bisa terpenuhi dan berjalan.

BBM Non Subsidi Naik, Pengamat: Kenaikan Harga BBM Tidak Akan Ubah Pola Konsumsi Publik

"Tidak ada omongan, kapan sisanya dibayar. Dalam kurun waktu ini klaim dari peserta BPJS terus masuk. Tidak mungkin RSUD menolak pasien, tentu saja ini berakibat harus gali lubang tutup lubang untuk memenuhi operasional rumah sakit," ujar Mahatma pada TribunJatim.com .

Sejak bulan Juni hingga September 2018 lalu, klaim peserta asuransi kesehatan tidak dibayar BPJS ke RSUD dr Sayidiman Magetan.

Berbagai upaya dilakukan rumah sakit. Namun, sampai awal bulan Oktober 2018 kemarin belum dibayar.

"Dibayar Rp 4 miliar itu beberapa hari setelah ramai itu. Tapi sisanya kapan dibayar, tidak ada kepastian dan omongan dari BPJS," ujar dokter spesialis penyakit dalam ini pada TribunJatim.com .

Karena usahanya menthok, Dirut RSUD sampai memberikan penilaian lembaga asuransi pemerintah itu mis manajemen, karena hampir seluruh rumah sakit di Indonesia, BPJS punya hutang.

Penasehat Hukum Bupati Malang Akui Klienya Belum Dapat Panggilan Dari KPK

"Jadi hutang BPJS itu tidak hanya di RSUD dr Sayidiman, tapi di hampir seluruh rumah sakit di Indonesia. Kalau hanya sementara tidak apa, kalau sampai malam kita bisa jadi kurang," kata dokter Mahatma.

Bupati Magetan Suprawato, minta BPJS segera melunasi dan jangan sampai menuntunda nunda, Kasus hutang BPJS kepada maayarakat sangat ramai tersiar.

"Kalau BPJS sudah ada, tolong segera dibayar, agar mobilitas RSUD tidak terganggu. Tapi yakin lah, kalau pemerintah yang hutan, pasti dibayari," kata Bupati Suprawoto. (Doni Prasetyo/TribunJatim.com)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved