Warga Beri Deadline Seminggu Agar Polres Tulungagung Tangkap Pelaku Penyerangan Desa Suruhan Lor

Seorang tokoh masyarakat Bandung, Ubaidilah Suwito mengatakan, pihaknya pernah meminta tenggat waktu kepada Polres Tulungagung untuk mengusut kasus in

Warga Beri Deadline Seminggu Agar Polres Tulungagung Tangkap Pelaku Penyerangan Desa Suruhan Lor
SURYA/DAVID YOHANES
Massa asal Kecamatan Bandung saat diredam di Lapangan Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Minggu (7/10/2018). Mereka memprotes aksi anarkis pendekar silat yang tak pernah diproses polisi. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Warga Kecamatan Bandung memberikan waktu seminggu, agar Polres Tulungagung menangkap pelaku penyerangan ke Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Minggu (7/10/2018) dini hari.

Seorang tokoh masyarakat Bandung, Ubaidilah Suwito mengatakan, pihaknya pernah meminta tenggat waktu kepada Polres Tulungagung untuk mengusut kasus ini.

Namun ketika itu pihak Polres mengtakan, tidak mau ada tenggat waktu agar bisa bekerja maksimal.

Meski demikian Suwito bersama warga Bandung akan bergerak jika tidak ada pelaku yang ditangkap.

Menurutnya, waktu tujuh hari sudah cukup bagi polisi untuk menangkap pelaku.

KPK Geledah Kantor Dispora Kabupaten Malang

Jika selama tujuh hari tidak ada yang ditangkap, maka warga akan kembali mendatangi Polres Tulungagung.

Rencananya massa dari Bandung akan menagih janji Polres Tulungagung pada Sabtu (13/10/2018) besok.

“Kalau pelaku sampai belum ada yang tertangkap, kami bergerak. Kami beri deadline satu minggu, seharusnya sudah cukup,” tegas Suwito pada TribunJatim.com.

Suwito mengungkapkan, penyerangan di Desa Suruhan Lor direspon oleh Polda Jawa Timur dengan mendatangi lokasi kejadian.

Setahu warga di antara yang ke lokasi adalah bagian Paminal dan Propam.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help