Dirjen Pemasyarakatan Sebut Input Data Jadi Penyebab Kurang Cepatnya Pengurusan Hak Warga Binaan

Kakanwil Kemenkumham Jatim, Susy Susilawati menuturkan, tantangan terbesar yang tengah dihadapi ialah tersedianya sumber daya profesional

Dirjen Pemasyarakatan Sebut Input Data Jadi Penyebab Kurang Cepatnya Pengurusan Hak Warga Binaan
Istimewa
Sejumlah Operator SDP pada Rutan, Lapas, sampai Cabang di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Jatim berkumpul di Aula Kanwil Kemenkumham Jatim, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kakanwil Kemenkumham Jatim, Susy Susilawati menuturkan, tantangan terbesar yang tengah dihadapi pihakya adalah tersedianya sumber daya petugas yang profesional.

Hal tersebut disampaikan Susy saat seluruh Operator SDP pada Rutan, Lapas, sampai Cabang di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Jatim berkumpul di Aula Kanwil Kemenkumham Jatim pada Kamis (11/10/2018) siang.

Susy menyebut tengah butuh orang-orang yang mempunyai pengetahuan teknis, kemampuan, kematangan intelektual, dan tentu integritas serta moral yang tinggi

"Kalau ada yang tidak jelas, langsung tanya ke narasumber yang ada, kami harap semua proaktif," ujar Susy, Kamis (11/10/2018).

(Prabowo Sebut Ada Upaya Pengkhianatan Elit Terhadap Rakyatnya Sendiri)

(Dampak Gempa Sumenep Cukup Parah, Pakde Karwo Pastikan Sebanyak 246 Rumah Rusak)

Susy berharap, para peserta bisa mewujudkan pelayanan yang cepat dan efisien, terbaik, serta mewujudkan cita-cita Kemenkumham

Sementara itu, pemateri dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Sjamsudi menuturkan, sampai saat ini, dari UPT masih saja dijumpai adanya kesalahan input data.

"Sebenarnya, intinya, pengurusan PB (Pembebasan Bersyarat, Asimilasi CB (Cuti Bersyarat), dan CMB (Cuti Menjelang Bersyarat) bisa cepat, asalkan data yang diinput operator UPT benar," ujar Sjamsudi.

Selain itu, Sjamsudi mengimbau input data maksimal dalam kurun waktu tujuh hari usai wwrga binaan masuk ke dalam Lapas.

"Dengan adanya integrasi ini, kami harap nanti semua prosesnya menjadi lebih cepat dan data benar," tutupnya.

(Update Hasil Kunjungan Pakde Karwo ke Lokasi Gempa Sumenep: 210 Rumah Rusak di Kecamatan Gayam)

(Lewat Instagram, HyunA Bagikan Potret Kebersamaannya dengan EDawn, Lihat Foto-fotonya!)

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved