Masalah Keguguran Berulang Dapat Dideteksi dengan Laparaskopi

pasangan suami isteri seringkali diuji tidak hanya oleh kondisi sulit hamil, namun juga saat terjadinya keguguran kandungan.

Masalah Keguguran Berulang Dapat Dideteksi dengan Laparaskopi
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Harapan dan kesabaran untuk memperoleh buah hati bagi pasangan suami isteri seringkali diuji tidak hanya oleh kondisi sulit hamil, namun juga saat terjadinya keguguran kandungan.

Wanita yang mengalami keguguran umumnya tidak sulit hamil, akan tetapi kehamilannya tidak dapat bertahan terus, sehingga perempuan yang bersangkutan tidak dapat melahirkan anak yang hidup. Keadaan tersebut juga merupakan salah satu masalah infertilitas.

Keguguran berulang dan berbagai penyebabnya

Apa yang dimaksud dengankeguguransaat hamil? Definisi medis menyebutkan keguguran adalah keluarnya hasil konsepsi (pembuahan) sebelum 20 minggu.

Beberapa kategori keguguran menurut dunia kedokteran adalah: gangguan pre-embrionik jika keguguran terjadi kurang dari 8 minggu usia kehamilan, kegagalan embrionik jika keguguran terjadi di antara 8 minggu sampai 3 bulan.

Sementara, jika terjadi saat masuk trimester kedua, antara 3 bulan sampai 20 minggu, hal itu disebut kematian janin.Kategori ini akan mengindikasikan sumber masalahnya.

Masalah ingin memiliki keturunan ini akan dirasa bertambah berat jika kemudian keguguranterjadi beberapa kali.Seorang wanita dikatakan menderita keguguran berulang, atau abortus habitualis, jika ia mengalami keguguran tiga kali atau lebih berturut-turut.

Berapa banyak kasus keguguran berulang ini? Menurut POGI (Persatuan Obstetri Ginekologi Indonesia) terdapat 15-20% pasien yang mengalami keguguran berulang dari jumlah total wanita hamil. Sementara Dr. Ichnandy A Rachman, SpOG, FMAS, CCD,spesialis kebidanan dan kandungan dari RSIA (Rumah Sakit Ibu & Anak) Budhi Jaya mencatat setiap minggunya tim dokter di rumah sakit tersebut menghadapi rata-rata 5 pasien baru dengan kasus keguguran berulang.

Soekarwo Sebut Warga Pulau Sapudi Banyak yang Patah Tulang Akibat Gempa, Dokter Ortopedi Dibutuhkan

RSIA Budhi Jaya,yang memiliki spesialisasi pada bidang infertilitas, mempunyai program Holistic Infertility Center (HIC) yang melakukan diagnosismenyeluruh pada pasangansuamiistri yang ingin memiliki keturunan. Program HIC Budhi Jaya dikepalai oleh Prof. Dr. dr. Ichramsjah A Rachman, SpOG (K-FER).

Pertanyaan berikutnya adalah, mengapa terjadi keguguran berulang?Dr. Ichnandy menjelaskan terdapat beberapa kondisi kesehatan yang merupakan penyebab keguguran,seperti:

Halaman
1234
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved