Mengira Polisi Sudah Lupa, Buronan Curas Pulang Kampung dan Ditembak di Dua Kaki

Wahyu (23) akhirnya ditangkap polisi usai jadi buronan selasa dua tahun. Dia dikejar polisi akibat nekat melakukan aksi curas dan pembunuhan

Mengira Polisi Sudah Lupa, Buronan Curas Pulang Kampung dan Ditembak di Dua Kaki
Sriwijaya Post
Wahyu (23), tersangka kasus curas disertai pembunuhan yang keok ditembak petugas dan kini diamankan di Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kamis (11/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, PALEMBANG - Wahyu (23) akhirnya ditangkap polisi usai jadi buronan selasa dua tahun.

Dia dikejar polisi akibat nekat melakukan aksi curas (pencurian dengan kekerasan) disertai pembunuhan.

Lantaran berusaha melawan untuk kabur dari kepungan petugas, Wahyu terpaksa dihadiahi timah panas di kedua kakinya.

"Selama ini aku kabur ke Lampung dan baru beberapa hari ini aku pulang ke Palembang. Memang selama ini aku menjadi buronan polisi dan aku kira polisi lupa," ujar Wahyu, di Polda Sumsel, Kamis (11/10/2018).

(20 Bangunan Rusak di Kabupaten Jember Akibat Gempa)

(Tidak Ada Izin Keamanan, Laga PSMS Medan Kontra PS TIRA Ditunda)

Tersangka Wahyu dibekuk petugas Jatanras pimpinan Kompol Bachtiar, di kawasan Lemabang Jalan RE Martadinata Kecamatan IT II Palembang, Selasa (9/10/2018).

Berdasarkan berkas petugas, tersangka Wahyu menjadi buronan atas kasus curas disertai pembunuhan terhadap korban Edo.

Dalam aksinya, tersangka Wahyu ditemani tersangka Ogik (DPO) menemui korban Edo di kawasan Jalan Yusuf Singadekane Kecamatan Kertapati Palembang, Kamis 30 Juni 2016.

Wahyu dan Ogik memukuli Edo menggunakan kayu balok.

Setelah itu, kedua tersangka merampas sepeda motor Yamaha Mio dan satu unit ponsel milik korban.

"Aku cuma pukul tiga kali pakai kayu balok dan aku tidak tahu korban meninggal dunia. Terus kami ambil sepeda motor dan ponsel korban," ujar Wahyu.

(Dampak Gempa Sumenep Cukup Parah, Pakde Karwo Pastikan Sebanyak 246 Rumah Rusak)

(Warga Pamekasan Apresiasi Penataan Pasar Blega Bangkalan)

Halaman
12
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved