Polres Pasuruan Ringkus 4 Tersangka Pengedar Pil Logo Y, Satu di Antaranya Masih Belia

Keempat tersangka diringkus di depan pabrik PT Duta Mas, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Polres Pasuruan Ringkus 4 Tersangka Pengedar Pil Logo Y, Satu di Antaranya Masih Belia
TRIBUNJATIM.COM/Galih Lintartika
Barang bukti pil logo Y dari tangan tersangka. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Polres Pasuruan meringkus empat orang tersangka pengedar pil logo Y Kamis (11/10/2018) pagi.

Keempat tersangka diringkus di depan pabrik PT Duta Mas, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Tersangka tersebut masing-masing bernisial AR(34) warga Kecamatan Beji Pasuruan, MS (22) warga Kecamatan Jabon Sidoarjo, S (18) warga Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo, dan MEA (17) warga Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo.

Terjadi Sebanyak 2 Kali, ini Penjelasan BMKG Penyebab Adanya Gempa Bumi di Bangkalan dan Sekitarnya

Kasatnarkoba Polres Pasuruan, AKP Nanang Sugiyono mengatakan, dari hasil penangkapan, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 1530 ribu butir pil logo Y.

"Pil ini siap diedarkan. Mereka ini satu jaringan, tapi menjualnya sendiri-sendiri," kata dia.

Menurut AKP Nanang, saat keempatnya sedang menunggu pembelinya saat ditangkap polisi.

Terlilit Hutang dan Arisan Online, Ibu Muda Terlibat Kasus Perdagangan Bayi di Sebuah Akun Instagram

Tersangka menjual pil tersebut ke semua kalangan, mulai dari pelajar hingga sopir angkot.

"Ada pelajar, karyawan, sopir angkot dan semuanya. Ini juga masih kami kembangkan," papar dia.

Hati-Hati, Jambret Ponsel Bermodus Tabrak Kendaraan Korbannya Terjadi di Surabaya

Dijelaskan dia, para tersangka mengaku jika baru berjualan sekitar 3 bulan dengan menjual per 10 butir seharga Rp 25 ribu.

"Per seribu butir, mereka bisa meraup untung Rp 450 ribu. Mereka dijerat dengan Pasal 197 Subsider Pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan," imbuhnya.

Tak Langsung Melapor ke Polisi, Pria di Blitar ini Ikuti Jejak Kaki untuk Temukan Sapi yang Dicuri

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved