Razia Satpol di Kota Kediri Temukan Penderita Gangguan Jiwa

Razia bersama Satpol PP, polisi bersama petugas Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri di sejumlah titik telah mengamankan penderita gangguan jiwa

Razia Satpol di Kota Kediri Temukan Penderita Gangguan Jiwa
ISTIMEWA
Seorang gelandangan pengemis di alun-alun diamankan Satpol PP 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Razia bersama Satpol PP, polisi bersama petugas Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri di sejumlah titik telah mengamankan penderita gangguan jiwa serta gelandangan dan pengemis (gepeng), Kamis (11/10/2018).

Kegiatan razia ini diawali dengan sasaran sepanjang Jalan Adi Sucipto petugas menemukan penderita gangguan jiwa atas nama Agus. Namun penderita jiwa ini sulit diajak komunikasi sehingga tidak diketahui asal muasalnya.

Selanjutnya razia berlanjut di sepanjang Jl Dhoho menemukan gelandangan atas nama Roso.
Masih di Jalan Dhoho juga ditemukan perempuan penderita gangguan kejiwaan atas nama Lila Permatasari yang mengaku berasal dari Kampung Badheg, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Penderita gangguan jiwa juga ditemukan petugas saat menyisir sepanjang Jalan Joyoboyo. Kali ini petugas menemukan Jimy warga Gang Wakab, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Operasi Pencarian pendaki Asal Brebes di Gunung Semuru Dihentikan

Kegiatan razia selanjutnya bergeser ke Jl HOS Cokrominoto menemukan Parti, warga Desa Gedang Sewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Sedangkan di Jl Kilisuci petugas menemukan Subagiyo yang mengaku warga Penataran, Kabupaten Blitar.

Razia juga menyasar pengamen yang ditemukan di Perempatan Lampu Merah Baruna. Pengamen atas nama Iwan, warga Kelurahan Setono Pande Gang 2, Kota Kediri.

KPK Geledah Kantor Dinkes Kabupaten Malang Selama Tiga jam

Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid saat dikonfirmasi menjelaskan, penderita jiwa, gepeng dan pengamen kemudian dibawa ke barak penampungan di Kelurahan Semampir.

"Hasil razia penderita jiwa dan gepeng kami serah terimakan kepada petugas Kantor Dinas Sosial. Sementara petugas masih menampung di barak Semampir," jelasnya.

Pasca penyerahan, selanjutnya petugas Kantor Dinsos yang bakal menangani. Diharapkan penderita jiwa dan gepeng tidak berkeliaran lagi di jalan.(dim/TribunJatim.com)

Sumber : TribunJatim.com

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved