Dorong Kemajuan UMKM di Kota Kediri Lewat Car Free Night

Car Free Night dipilih untuk mendorong kemajuan UMKM di Kota Kediri agar tidak kalah dengan perkembangan zaman.

Dorong Kemajuan UMKM di Kota Kediri Lewat Car Free Night
TRIBUNJATIM/DIDIK MASHUDI
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Seminar Economic Outlook 2019. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kota Kediri terus mendorong UMKM semakin berkembang. Upaya itu dilakukan dengan membuat acara seperti Car Free Night, Food Fest, Bazarku Bazarmu serta Mahakarya Kediri. 

"Melalui berbagai kegiatan itu diharapkan agar UMKM Kota Kediri bisa memamerkan produknya," ungkap Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar pada acara Economic Outlook 2019 di Ruang Kilisuci Hotel Grand Surya, Sabtu (13/10/2018).

Selain itu, Pemkot Kediri juga mendatangkan desainer ternama untuk lebih mengangkat potensi kain tenun ikat Kediri. Untuk pemasaran juga melakukan kerja sama dengan Bukalapak untuk marketing secara online.

"Saya juga minta bank untuk membantu UMKM yang masih belum bankable," harapnya.

Diungkapkan, Kota Kediri juga memiliki IPM di atas IPM nasional dan Jawa Timur yakni diangka 77,13 serta angka harapan hidup sebesar 73,69.

Nantinya di Kediri akan dibangun bandara dan jalan tol Trans Jawa. Untuk menangkap peluang itu, Pemkot Kediri mengambil kebijakan untuk membangun sumber daya manusia, melalui program seperti English Massive (emas) yang saat ini telah diikuti sebanyak 3.108 partisipan.

Pemkot Kediri juga memberikan beasiswa perguruan tinggi untuk mahasiswa kurang mampu sebanyak 1.500 mahasiswa.

"Saya meminta kepada bank Jatim untuk bisa membantu dengan sistem student loan. Dengan cara tersebut nantinya mahasiswa dan calon mahasiswa menjadi terbantu dan akan lebih produktif saat kuliah," imbuhnya.

Untuk mempermudah usaha Pemkot Kediri juga melakukan penyederhanaan perizinan dari 153 menjadi 56.

Selain itu juga mempermudah layanan perizinan yang bisa dilakukan secara online melalui Kediri Single Window for Investment, jika izin telah selesai perizinan online akan dikirim melalui pos.

"Realisasi investasi di Kota Kediri telah mencapai Rp 717 miliar," ungkapnya.

Wali Kota yang akrab disapa Mas Abu juga menyampaikan program unggulan Kota Kediri yakni Prodamas, pembangunan infrastruktur Satu Kelurahan Satu Taman, RSUD Gambiran, Kampus Politeknik Kota Kediri, Pasar Setono Betek dan penyelesaian Jembatan Brawijaya.

Selain Wali Kota Kediri, bertindak sebagai nara sumber Prof Dr Candra Fajri Ananda,MSc Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. (Didik Mashudi)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help