Sempat Dicemooh, Pelukis Difabel Asal Malang Mampu Hasilkan Karya Lukis Seharga Toyota Rush

Hanya mengandalkan kaki, Sadikin Pard menggoreskan kuas berwarna ke kanvas. Tanpa dua tangan, pria ini asal Malang ini tak mau merepotkan banyak orang

Sempat Dicemooh, Pelukis Difabel Asal Malang Mampu Hasilkan Karya Lukis Seharga Toyota Rush
SURYA/SUGIHARTO
Pelukis dari Malang, Sadikin Pard menyelesaikan lukisannya menggunakan kaki di Pasar Seni Surabaya yang digelar di Jatim Expo Surabaya, Sabtu (13/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hanya mengandalkan kaki, Sadikin Pard dengan lincah menggoreskan kuas berwarna ke kanvas.

Meski tak memiliki dua tangan, pria ini asal Malang ini tetap tegar dan berusaha hidup tanpa merepotkan siapapun.

Rasa minder pun berusaha ditepisnya, dia memilih menempuh pendidikan formal laiknya masyarakat normal lainnya.

Setelah menyelesaikan SMA di SMAK Santa Maria Malang, dia berkuliah di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

(Persebaya Gagal Manfaatkan Banyak Peluang, Borneo FC Unggul 1-0 hingga Akhir Laga)

(Tim Penyelesaian Kasus Sipoa Minta Penyidik Buktikan Terdakwa Memperkaya Diri)

“Di jalur akademis ini, teman-teman sekolah dan kuliah memahami kondisi saya,” katanya, Sabtu (13/10).

Namun, jalan hidupnya rupanya sudah ditentukan, dia sangat tertarik pada seni gambar dan memutuskan menjadi pelukis sejak 1989.

Dengan kemampuan beraktivitas memakai kaki, dia tak terlalu lama menguasai cara melukis.

Namun, menjadi pelukis malah memunculkan rasa sinis dari beberapa keluarga dan pelukis lain.

Mereka pesimis, Sadikin akan tetap terus berkarir sebagai pelukis, apalagi dengan kekurangan fisik yang dimiliki.

“Terutama dari teman pelukis, yang menganggap kualitas lukisan saya tak sebagus pelukis normal lain,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

(Nagita Slavina Unggah Video Rafathar Kendarai Robot Mirip Transformer, Ternyata Segini Harganya)

(Tim Penyelesaian Kasus Sipoa Minta Penyidik Buktikan Terdakwa Memperkaya Diri)

Halaman
123
Penulis: Sudarma Adi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help