Kedapatan Edarkan Pil Koplo, Pria Asal Gedangan Malang Diringkus Polisi

Kasrip, warga Desa Segaran, Kecamatan Gedangan, Malang, diciduk polisi ketika hendak melakukan transaksi pil koplo

Kedapatan Edarkan Pil Koplo, Pria Asal Gedangan Malang Diringkus Polisi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Kasrip, warga Desa Segaran, Kecamatan Gedangan, Malang, diciduk polisi ketika hendak melakukan transaksi pil koplo. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pengedar narkoba tampaknya tak diberi ruang sedikit pun oleh polisi, untuk leluasa mengedarkan barang haram di Kabupaten Malang.

Kasrip (24), warga Desa Segaran, Kecamatan Gedangan, Malang, diciduk polisi ketika hendak melakukan transaksi pil koplo, Selasa (9/10/2018).

Penangkapan tersangka bermula dari informasi dari saksi yang melihat transaksi pil koplo.

Pihak kepolisian pun cepat tanggap telusuri lokasi.

Persebaya Vs Borneo FC, Dejan Antonic Bantah Jadi Aktor di Balik Skenario Cedera Robertino Pugliara

Tanding Tanpa Suporter, Arema FC Disebut Ricky Ohorella Siap Raih Poin di Kandang PSM Makassar

"Setelah sempat berpindah-pindah tempat, akhirnya tersangka kami amankan ketika menunggu pelanggan di sekitaran Jalan Raya Krebet Senggrong, Kecamatan Bululawang,” terang Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Hari Eko Utomo, ketika dikonfirmasi, Minggu (14/10/2018).

Meski sudah ketahuan edarkan pil koplo, Kasrip masih saja mengelak.

Imbau Masyarakat Waspada Bencana, BPBD Kota Malang Gencar Sosialisasi dan Siapkan Kelurahan Tangguh

Promo Tiket KAI Mulai Rp 50 Ribuan 173.655 Kursi, Tujuan Semarang-Surabaya hingga Yogyakarta-Malang

Saat penggeledahan, polisi menemukan 20 butir pil koplo yang diletakkan di dalam bungkus rokok.

Tak hanya itu, polisi juga menyita handphone dan uang senilai Rp 50 ribu yang diduga hasil penjualan pil koplo yang dilakukan tukang bangunan ini.

Barang-barang yang berhasil dijaring itu lantas diamankan polisi sebagai barang bukti.

Polsek Turen menyakini masih ada lagi pengedar serupa dengan Kasrip.

Ini Pengakuan Dirijen Aremania Yuli Sumpil, Soal Aksinya Masuk Lapangan saat Arema FC vs Persebaya

Hendak Mendahului Motor Lain di Depannya, Suami Istri Tewas Tertabrak Truk Hino

Untuk itu, hingga saat ini, Polsek Turen terus gelar pengembangan.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 196 Sub 197 Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dan terancam menjalani hari-harinya di penjara selama 15 tahun.

"Ia (tersangka) dijerat pasal 196 Sub 197 Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, ancaman 15 tahun penjara,” pungkasnya. (Erwin Wicaksono)

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved