KPK Fasilitasi Pelapor Kasus Korupsi Tanpa KTP, Diberi Perlindungan dan Bisa Dapat Penghargaan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersedia melindungi pelapor kasus korupsi yang tidak ingin diketahui identitasnya.

KPK Fasilitasi Pelapor Kasus Korupsi Tanpa KTP, Diberi Perlindungan dan Bisa Dapat Penghargaan
SURYA/DONI PRASETYO
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo saat Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi di pendopo Surya Graha, Kabupaten Magetan, Senin (15/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersedia melindungi pelapor kasus korupsi yang tidak ingin diketahui identitasnya.

Tidak hanya itu, KPK juga memfasilitasi pelapor yang tidak menunjukan KTP.

"Pelapor tindak kejahatan korupsi tidak harus menunjukkan identitas. Itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) yang lama," kata Ketua KPK Agus Raharjo di depan Kepala Sekolah, organisasi massa (Ormas), LSM, dan Kepala Desa serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, saat Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi di pendopo Surya Graha, Kabupaten Magetan, Senin (15/10/2018).

Dikatakan Agus Raharjo, sampai hari ini KPK masih memfasilitasi pelapor yang tidak ingin identitasnya diketahui orang.

"Yang penting, pelapor menunjukkan alat bukti yang cukup, agar memudahkan kita untuk menindaklanjuti,” lanjutnya.

Cerita 2 Mahasiswa Sastra Tionghoa UK Petra Surabaya Torehkan Prestasi Cipta Puisi Bahasa Mandarin

Menurut Agus, KPK akan memberikan jaminan keamanan, terutama agar aman dari ancaman terlapor.

Untuk itu KPK menjalin kerja sama dengan lembaga perlindungan keamanan.

"Jadi pelapor jangan kuatir, KPK memberi perlindungan dan menjamin keamanan dari ancaman terlapor. Kalau memang minta disembunyikan identitasnya, kita sembunyikan," tutur Agus.

MR. D.I.Y Kini Hadir di Grand City Mall Surabaya, Sediakan Mainan, Perkakas, hingga Alat Tulis!

Agus melanjutkan, tiap tahun KPK menerima laporan kasus korupsi sebanyak 7000 berkas.

Laporan sebanyak itu, kemudian dipilah pilah kasus per kasus.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved