Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kebakaran di Pabrik Pasuruan

Suasana PT Sakari Sumber Abadi di Jalan Raya Pasuruan - Probolinggo (Paspro), Beji, Kabupaten Pasuruan, Selasa (16/10/2018) tidak kondusif.

Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kebakaran di Pabrik Pasuruan
SURYA/GALIH LINTARTIKA
PT Sakari Sumber Abadi yang terletak di Jalan Raya Pasuruan - Probolinggo (Paspro), tepatnya di Beji, Kabupaten Pasuruan, Selasa (16/10/2018) sore terbakar. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Suasana PT Sakari Sumber Abadi di Jalan Raya Pasuruan - Probolinggo (Paspro), Beji, Kabupaten Pasuruan, Selasa (16/10/2018) tidak kondusif.

Banyak karyawan perusahaan yang bergerak di bidang furniture ini berlari ketakutan untuk menyelamatkan diri karena pabrik terbakar.

Ada juga yang berlarian untuk menyelamatkan furniture yang bisa diselamatkan dan tidak terbakar.

Ada juga yang berlarian mengambil dan menggotong selang air dari pompa air yang ada di dalam perusahaan.

Dua Gudang Painting di Jalan Raya Pasuruan - Probolinggo Terbakar

Mereka bergotong - royong untuk ikut memadamkan api yang membakar dua gudang painting tersebut.

Kapolsek Beji AKP Parayitno mengaku belum bisa menduga penyebab kejadian kebakaran ini. Kata dia, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan anggotanya.

"Ini kami masih menunggu hasilnya. Kami fokus pada proses pemadaman api ini dulu," kata Kapolsek pada TribunJatim.com.

Ia pun tidak mau berspekulasi sejak dini. Tapi, secara tersirat ia menyampaikan bahwa dugaan kuat api berasal dari arus pendek listrik. Artinya, terjadi konsleting listrik.

"Kami akan dalami lagi dan memeriksa sejumlah saksi. Sejauh ini yang terbakar dua gedung, untuk kerugiannya belum bisa ditafsirkan," tambahnya.

Istighotsah Kubro PWNU di GOR Sidoarjo Ditunda

Apa ada kesulitan saat pemadaman ? Ia mengatakan secara umum akses ke titik muncul api tidak ada hambatan. Namun, petugas dan karyawan yang bergotong - royong ikut memadamkan api sempat kehabisan air.

"Tapi sekarang sudah padam tinggal pembasaham saja," tutupnya. (lih/TribunJatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved