Rumah Politik Jatim

Prabowo Dinilai Malas Turun ke Bawah, Pengamat: Mungkin Prabowo-Sandi Gunakan Strategi 2 Lapis

Jika Andi Arief menilai Prabowo Subianto malas untuk turun ke bawah, Hari Fitrianto justru melihat hal itu adalah strategi tersendiri.

Prabowo Dinilai Malas Turun ke Bawah, Pengamat: Mungkin Prabowo-Sandi Gunakan Strategi 2 Lapis
KOMPAS.COM/MAULANA MAHARDHIKA
Calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berfoto bersama seusai mendaftarkan dirinya di Gedung KPU RI, Jakarta, Jumat (10/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief, kerap melontarkan cuitannya di media sosial Twitter terkait Pilpres 2019.

Andi Arief kerap melontarkan cuitannya di Twitter terutama terkait kritiknya terhadap calon yang diusung oleh partainya yakni Prabowo- Sandi.

Satu di antara kritikan yang diberikannya, yaitu kepada Prabowo Subianto yang dinilai malas untuk turun ke bawah menyapa masyarakat.

Namun pandangan berbeda datang dari Hari Fitrianto selaku pengamat politik dari Universitas Airlangga Surabaya.

Cegah Kasus di Desa Suruhan Lor Terulang, Pemkab Tulungagung Wacana Hancurkan Tugu Perguruan Silat

Jika Andi Arief menilai Prabowo Subianto malas untuk turun ke bawah, Hari Fitrianto justru melihat hal itu adalah strategi tersendiri bagi pasangan calon nomor 02 pada Pilpres 2019 tersebut.

"Kalau saya melihat memang pertimbangannya jangka panjang, karena kampanye kita masih 6 bulan lagi, kalau dihabiskan di awal bisa terengah-engah di hari akhir," jelas Hari Fitrianto kepada TribunJatim.com, Selasa (16/10/2018).

Hari Fitrianto memperkirakan jika pasangan Prabowo-Sandi menggunakan strategi dua lapis, yaitu partai akan bekerja terlebih dahulu sementara kandidat secara perlahan akan muncul di akhir.

Imbang di Jayapura, Mario Gomez Syukuri Hasil Persib Bandung dengan Kondisi Tim yang Pincang

Hal tersebut dinilai karena adanya pertimbangan jangka waktu kampanye Pilpres 2019 yang cukup panjang.

"Mungkin Prabowo menggunakan strategi dua lapis, yang pertama saat ini yg kampanye partainya dulu baru kandidatnya,"

Ia menjelaskan, saat ini elektoral dari pasangan Prabowo-Sandi hanya berkisar 30 persen dan diduga datang dari Gerindra dan Sandiaga Uno.

"Kalau saya lihat (elektoral) nasionalnya hanya 30 persen, ya belum melakukan apa-apa itu hanya suara Gerindra. Saya curiga dari 30 persen sumbangan Sandi cukup banyak dengan elektoralnya, bisa jadi suara Sandi menyumbang angka 10 persen," beber Hari.

Jumlah Pelamar CPNS 2018 di Tuban Capai 17 Kali Lipat dari Kuota yang Dibutuhkan

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved