PT Astra Honda Motor Masih Belum Berencana Produksi Motor Listrik

Di dunia otomotif, kendaraan yang menggunakan tenaga listrik kini tengah berkembang dan menjadi tren.

PT Astra Honda Motor Masih Belum Berencana Produksi Motor Listrik
TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI
PT Astra Honda Motor (AHM) Plant Cikarang, Selasa (16/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, CIKARANG - Di dunia otomotif, kendaraan yang menggunakan tenaga listrik kini tengah berkembang dan menjadi tren.

Perusahaan yang memproduski sepeda motor Honda, PT Astra Honda Motor (AHM) mengakui saat ini memang trennya menuju ke arah sana dengan teknologi listrik yang menjadi energi alternatif masa depan.

"Akan tetapi, AHM saat ini masih belum berencana memproduksi motor listrik. Namun, kami melihat bahwa tren itu sekarang memang menuju ke arah sana," ujar GM Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin kepada media saat proses tanya jawab usai kunjungan pabrik AHM Plant 3 Cikarang, Selasa (16/10/2018).

Mengintip Produksi Beragam Motor Honda di Pabrik AHM Plant Cikarang

Dibuat dengan Standar Kualitas Internasional, Honda Brio Buatan Indonesia akan Diekspor

Soal kendaraan yang menggunakan teknologi listrik, menurutnya tak hanya menjadi perhatian para pelaku usaha di industri otomotif.

Kata dia, Kementerian Perindustrian pun juga menyoroti terkait tren kendaraan listrik ini.

Proses perakitan sepeda motor Honda di pabrik AHM Plant 3 Cikarang, Selasa (16/10/2018).
Proses perakitan sepeda motor Honda di pabrik AHM Plant 3 Cikarang, Selasa (16/10/2018). (TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI)

"Bahkan, selain listrik ada pula teknologi combustion yang juga menjadi perhatian pemerintah," ujarnya.

Namun hal tersebut, lanjut dia, masih perlu perhatian khusus dari pemerintah karena memang belum ada payung hukum yang tegas soal teknologi tersebut.

Finis di Urutan 5 MotoGP Thailand 2018, Johann Zarco Mengaku Merasakan Balapan yang Sebenarnya

"Yang jelas, kalau terkait produksi motor listrik tentunya perlu dilakukan survei terlebih dahulu. Mulai dari mengkaji, mempersiapkan, hingga perkenalan unit ke konsumen," katanya.

Terlebih, lanjutnya lagi, harus mempertimbangkan kesiapan konsumen itu sendiri.

Sebab, konsumen kendaraan motor yang bermesin sangat berbeda jauh dengan konsumen kendaraan motor listrik.

Mengenal Furnitur Gaya Scandinavian dan Industrial yang Tak Pernah Luntur dan akan Terus Berkembang

Jadi Distributor Usaha Souvenir Sablon Gelas, Hadi Wiyono Raup Ratusan Juta Rupiah Tiap Bulan

"Kalau memproduksi motor listrik kan harus mempertimbangkan dari sisi tidak sering dicas atau diisi daya baterainya, apa itu bisa digunakan dengan jarak tempuh yang jauh. Serta yang paling penting adalah payung hukum untuk masuk di industri motor itu bagaimana," paparnya.

Sebelum memasuki era listrik dalam produksi kendaraan bermotor, kata Ahmad, AHM telah melakukan bridging dengan memproduksi sepeda motor berteknologi hybrid.

Teknologi yang disematkan ini berfungsi menambah akselerasi untuk meningkatkan performa kendaraan serta mampu menghemat konsumsi bahan bakar pada sepeda motor.

Bosan dan Ingin Ubah Interior Mobil? Ini 3 Aspek yang Harus Kamu Perhatikan

Fakta-fakta Hubungan Pendiri Microsoft Paul Allen & Bill Gates: Sahabat, Rekan Bisnis, hingga Rival

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved