Gempa Sumenep

Pemprov Jatim Gelontorkan Dana Rp 22,5 Miliar untuk Pembangunan Rumah Terdampak Gempa di Sumenep

"Itu sudah kita lakukan, kalau kurang nanti kita tambah. Pada prinsipnya masyarakat harus tenang bahwa rumahnya diperbaiki oleh pemerintah,"

Pemprov Jatim Gelontorkan Dana Rp 22,5 Miliar untuk Pembangunan Rumah Terdampak Gempa di Sumenep
TRIBUNJATIM/MOHAMMAD ROMADONI
Gubernur Jatim Soekarwo bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya saat tiba di Mapolda Jatim, usai meninjau Pulau Sapudi di Sumenep yang terkena gempa, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim akan membangun kembali rumah yang mengalami rusak ringan dan berat di Kepulauan Sapudi, Sumenep, Madura akibat gempa bumi yang terjadi pekan lalu.

Hal itu dipastikan oleh Gubernur Jatim, Soekarwo.

Pakde Karwo, sapaan akrabnya, mengatakan dirinya sudah memerintahkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jatim, Jumadi, mencairkan dana Rp 22,5 miliar untuk rehabilitasi pasca gempa bumi tersebut.

"Itu sudah kita lakukan, kalau kurang nanti kita tambah. Pada prinsipnya masyarakat harus tenang bahwa rumahnya diperbaiki oleh pemerintah," kata Pakde Karwo, Selasa (16/10/2018).

Polrestabes Surabaya Akan Gelar Istighosah Akbar untuk Sambut Hari Santri Nasional, Catat Tempatnya!

Pakde Karwo menjelaskan, dalam pengerjaannya, pembangunan rumah tersebut akan ditangani oleh Zeni Angkatan Darat bersama Dinas Cipta Karya.

"Rp 22,5 M itu untuk pembangunan dan obat-obatan itu untuk Sapudi saja, yang daerah lain itu bisa dikerjakan oleh kabupaten setempat karena tidak terlalu berat," lanjutnya.

Walaupun begitu, Pakde Karwo berharap masyarakat bersabar karena alat berat sulit untuk masuk ke Sapudi dan pengerjaan masih menggunakan cara manual.

Termasuk juga untuk penyaluran bantuan logistik dan obat-obatan, yang sempat tertahan sebentar karena masih menggunakan kapal-kapal kecil.

"Tapi angkatan laut siap membantu, walaupun tetap harus menggunakan kapal kecil karena dermaganya kurang dalam," tutupnya.

Pertama Kali Jalani Seleksi dengan Sistem CAT-BKN, Ini Pesan Maudy Ayunda bagi Pelamar CPNS 2018

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved