Rumah Politik Jatim

18 Tahun Jadi Aktivis, Ini Alasan Insan Kamil Pilih Nyaleg Lewat Partai Nasdem

Pilihan terjun ke dunia politik praktis tentu bukan hal yang bisa diputuskan dengan mudah. Hal ini juga turut dirasakan Insan Kamil.

18 Tahun Jadi Aktivis, Ini Alasan Insan Kamil Pilih Nyaleg Lewat Partai Nasdem
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Insan Kamil, caleg DPR RI dari Partai Nasdem yang bertarung di dapil 3 Jawa Timur. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pilihan terjun ke dunia politik praktis tentu bukan hal yang bisa diputuskan dengan mudah.

Hal ini juga turut dirasakan Insan Kamil, aktivis yang sudah 18 tahun menggeluti dunia advokasi masyarakat di Banyuwangi.

Sejak dua tahun lalu ia memutuskan untuk masuk ke dunia yang kerap dianggap negatif oleh kalangan muda, dia pun memilih bergabung dengan Partai Nasdem.

Ia mengaku sempat diajak untuk bergabung di sejumlah partai politik, namun dengan keyakinan yang bulat ia bergabung dengan partai yang lantang meneriakkan politik bersih tanpa mahar ini.

(Kapolda Jatim Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Bersubsidi di Gresik untuk Polri dan ASN)

(Polisi Bongkar Tempat Hiburan Malam yang Diduga Dipakai untuk Judi Skala Besar di Surabaya)

Dalam kunjungan singkat ke kantor Harian Surya, Rabu (17/10/2018), Insan Kamil sempat menceritakan perjalanan karirnya sebelum akhirnya ia terdaftar sebagai caleg DPR RI dari Partai Nasdem di dapil 3 Jawa Timur

"Saya pengajar, dan pelatih kader muda untuk menjadi kader politik. Setidaknya ada 600 anak muda yang saya latih untuk menggeser paradigmanya terhadap politik. Karena saat ini anak muda sudah banyak di benak mereka bahwa politik itu kotor," kata Insan.

Hal pertama yang ia lakukan adalah merubah paradigma politik generasi muda menjadi paradigma yang positif.

Perlu ada rumusan yang tepat untuk bisa mewujudkan perubahan mindset tersebut.

"Itu baru politik, belum ke partai politiknya. Maka yang saya ajarkan adalah re-inventing atau menemukan kembali persepsi positif pada apa itu yang namanya politik," ucapnya.

(Ini Asal Muasal Penggunaan Istilah THR oleh Mantan Anggota DPRD Kota Malang Terkait Suap APBD 2015)

(Penuhi Target Kursi Pemilu Legislatif 2019, Golkar Jawa Timur Bentuk Badan Pemenangan Pemilu)

Menurutnya tidak bisa ia selamanya hanya melihat dan mengamati dari luar.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved