8 Desa di Jombang Krisis Air Bersih

Sedikitnya delapan desa di Kabupaten Jombang didera krisis air bersih akibat kemarau yang berkepanjangan saat ini

8 Desa di Jombang Krisis Air Bersih
SURYA/HANIF MANSHURI
Warga berebut bantuan air bersih dari BPBD, Senin (17/9/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Sedikitnya delapan desa di Kabupaten Jombang didera krisis air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan saat ini. Warga di 8 desa ini kesulitan mendapatkan air bersih karena sumber air mengering.

Data ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, delapan desa itu masing-masing Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Desa Karangwinongan, Kecamatan Mojoagung, Desa Desa Pakel dan Karangan, Kecamatan Bareng.

Kemudian Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, serta Desa Banyuasin, Kecamatan Ngusikan.

"Karenanya secara rutin kami pasok air bersih ke desa-desa itu, guna membantu mereka mendapatkan air bersih," ujar Kasi Kesiap-siagaan BPBD Jombang, Gunadi pada TribunJatim.com , Kamis (18/10/2018).

Selain Stefano Lilipaly, 3 Pemain Bali United Juga Tak Perkuat Tim Saat Lawan Arema FC


Gunadi menjelaskan, terbaru ada satu desa yang meminta air bersih karena dilanda kekeringan. Yakni, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan. Desa ini termasuk kawasan terpencil, yaitu berada di kawasan perbukitan utara Sungai Brantas.

Mengaku Butuh Uang, Sejoli Mahasiswa Asal Tangerang Tega Jual Bayinya Rp 3,8 Juta


"Di Desa tersebut terdapat 198 KK (kepala keluarga). Sedangkan jumlah penduduknya sekitar 615 jiwa. Mereka sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," kata Gunadi pada TribunJatim.com.

Gunadi menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan baru akan mengguyur Jombang pada akhir Oktober.(uto/TribunJatim.com)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved