Pelaku Pencabulan Sesama Jenis di Tulungagung Mengaku Pernah Jadi Korban Saat Masih SD

Rony mengaku pernah menjadi korban pencabulan sesama jenis saat dirinya masih duduk di sekolah dasar.

Pelaku Pencabulan Sesama Jenis di Tulungagung Mengaku Pernah Jadi Korban Saat Masih SD
SURYA/DAVID YOHANES
Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar saat konferensi pers pencabulan anak sesama jenis. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Rony (45), pelaku pencabulan sesama jenis terhadap Tono (14), nama samaran, mengaku pernah menjadi korban pencabulan seorang laki-laki.

Rony mengaku pernah menjadi korban pencabulan sesama jenis saat dirinya masih duduk di sekolah dasar.

"Pengakuannya dia pernah dicabuli, kemudian orientasi seksualnya menjadi lebih ke sesama jenis," terang Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, Senin (22/10/2018) siang.

Menurut pengakuan Rony, pencabulan itu terjadi saat dirinya tidur di sebuah masjid.

Kapolres Jember Berkopiah Hitam Jadi Irup Hari Santri Nasional di Sekolah

Dalam kondisi gelap, ada seorang laki-laki yang mendekatinya dari belakang.

Laki-laki yang tak dikenal itu kemudian mencumbuinya dan memainkan kemaluannya.

Karena kejadian itu Rony menjadi lebih bergairah dengan sesama laki-laki.

Meski masih menyukai perempuan, namun Rony lebih senang jika bersama laki-laki.

Hari Santi Nasional 2018, Wali Kota Surabaya Risma Sebut Pesantren Menjadi Bagian Penting Sejarah

"Itu cerita dia kepada penyidik. Tapi bisa saja itu cuma alibinya dia," tambah Tofik.

Rony diketahui sudah menikah, namun istrinya sudah 14 tahun bekerja di Taiwan.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved