Aiptu Sutris, Polisi Jombang yang Nyambi Tukang Dekoraasi Pelaminan, Begini Suka Dukanya

kulit sawo matang merupakan gambaran sosok polisi Kepala Bagian Urusan (Baur) Surat Izin Mengemud, Satlantas Polres Jombang, Aiptu Muhammad Sutris

Aiptu Sutris, Polisi Jombang yang Nyambi Tukang Dekoraasi Pelaminan, Begini Suka Dukanya
Surya/Sutono
Aiptu Muhammad Sutris dan hasil dekorasinya. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Fisik cukup gempal dengan kulit sawo matang merupakan gambaran sosok polisi Kepala Bagian Urusan (Baur) Surat Izin Mengemudi (SIM), Satlantas Polres Jombang, Aiptu Muhammad Sutris.

Sehari-hari bertugas mengurus dan melayani permohonan SIM baru maupun perpanjangan dari masyarakat. Di balik aktivitas kesehariannya itu, dia kerja sambilan jadi tukang dekorasi atau dekorator pelaminan pengantin.

Aktivitas ini mulai ditekuninya sejak 2007. Lelaki ini tak mau bergantung kepada gaji polisi dan ingin lebih menyejahterakan keluarganya lewat usaha sampingan yang kini sudah cukup berkembang.

Berbekal tekad, keuletan, dan perjuangan tak gampang menyerah, kini ia sudah memiliki sedikitnya enam set dekorasi pelaminan pengantin yang cukup lengkap.

Insiden yang Sempat Ganggu Latihan Bebas GP Australia 2018, Hujan sampai Ada Tamu Tak Diundang


Ia menuturkan sudah pernah merasakan pahit getirnya menjadi tukang dekorasi pelaminan pengantin saat awal-awal merintisnya.

Setelah menjadi polisi pada 1996, jiwa seni dan entertain-nya muncul. Dan saat pindah tugas ke Jombang pada 2006, dia nekat memulai usaha dekorasi pelaminan pengantin.

"Pertama kali dapat job hanya untung Rp 100.000. Itu pun job dekorasi yang dikerjakan selama dua hari satu malam. Karena itu untuk mengurangi biaya pengeluaran, saya juga merangkap menjadi sopir dari armada dekorasi," tuturnya pada TribunJatim.com.

Dalam menjalankan usahanya saat ini, lelaki berpangkat Aiptu ini dibantu istrinya, Ida. Pada awal menjalankan usahanya, dia promosi dekorasi pengantinnya, dilakukan dari pintu ke pintu, dari kampung ke kampung.

Catat, Jadwal SKD CPNS Pemkot Surabaya, Dipastikan Senin 29 Oktober 2018

Setelah dekorasi pelaminan pengantin mulai jalan, usahanya dikembangkan dengan melengkapi juga merias pengantin. Itu dikerjakan oleh istrinya, Ida.

"Saat mulai terjun hanya dapat bayaran Rp 50.000. Saat ini sudah 10 kali lipatnya," urai Sutris kepada TribunJatim.com, Jumat (26/10/2018).

Berbekal keuletannya, usaha dekorasi dan rias pengantin bernama Resida yang merupakan gabungan dari nama Sutris dan Ida saat ini sudah memiliki omset sekitar Rp 50 juta per bulan.

"Alhamdulillah saya juga sudah memiliki studio prewedding di jalan Sulawesi Plandi Jombang. Dalam menjalankan usaha, kami juga dibantu beberapa karyawan," pungkasnya.(sutono/TribunJatim.com)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved