Mampu Urus Izin Tambang, Pengacara asal Surabaya ini Minta Fee Ratusan Juta, Tapi Kok Gelar Ritual

Mengaku mampu mengurus izin tmbang, pengacara asal Surabaya ini meminta fee ratusan juta, tapi kok gelar ritual segala.

Mampu Urus Izin Tambang, Pengacara asal Surabaya ini Minta Fee Ratusan Juta, Tapi Kok Gelar Ritual
TRIBUNJATIM/M SUDARSONO
Pengacara saat ditangkap oleh Polres Bojonegoro, Senin (29/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bojonegoro menangkap oknum pengacara yang melakukan penipuan perizinan tambang.

Pelaku menipu Chobul Rochman, warga Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, yang tak lain pemilik tambang di Dusun Sawen, Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.

Oknum pengacara bernama Arif Afandi, warga Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya itu ditangkap saat sedang ritual di Pesarean Mbah Balak di Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (26/10/2018).

Ngaku Koordinator Tes CPNS & Bikin Surat Mirip Pemprov Jatim, Suhartono Mudah Dapat Uang Rp 600 juta

Kepada petugas, pelaku mengaku meminta uang ratusan juta secara bertahap kepada korban sebagai syarat untuk mempercepat perizinan tambang.

Tak hanya itu, pelaku juga mengaku punya banyak jaringan yang akan membantu percepatan izin tambang.

"Saya mengaku punya banyak jaringan, untuk uang perizinan saya minta mahar Rp 309 juta," kata tersangka saat ungkap kasus di Mapolres Bojonegoro, Senin (29/10/2018).

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli menyatakan, oknum pengacara memang menjanjikan jasa untuk mengurus izin usaha pertambangan dengan mengandalkan jaringan yang diklaimnya.

Mulai Pukul 17.00 WIB Presiden Jokowi Tandai Tol Suramadu Gratis, Wakil Rakyat Sorot Biaya Perawatan

Tersangka meyakinkan korban bisa membantu mengurus izin, namun ada biayanya yaitu senilai Rp 309 juta.

"Tersangka minta uang ratusan juta untuk dikirim ke rekening pribadinya, sudah kita bekuk sekarang," ujar Kapolres.

Menurut Ary Fadli, terbongkarnya kasus penipuan yaitu saat Polisi menertibkan kegiatan penambangan tanah urug yang dikelola oleh korban.

Halaman
12
Penulis: M Sudarsono
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved