Fanny Lin : Pengen Travelling ke Eropa

petualangan travelling ke beberapa negara. Bersama teman-temannya, dia pernah rekreasi ke Malaysia, Singapore, Thailand, Korea, Jepang, hingga Austral

Fanny Lin : Pengen Travelling ke Eropa
surya/Sugiharto
Fanny Lin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Keinginan untuk mendapat pengalaman baru sekaligus refreshing, membuat Fanny Lin selalu mengagendakan travelling ke luar negeri. Dengan travelling, dia punya wawasan baru demi peningkatan kinerja di One Icon Residence.

Perempuan yang menjadi Sales Manager di One Icon Residence ini mengaku mulai menyukai travelling sejak mulai bekerja pada 2009 lalu.

“Awalnya karena ikut grup travelling, kemudian kenal banyak orang. Lama kelamaan tertarik, terutama ketika dapat ticket promo. Langsung saja nekad berangkat,” ujarnya pada TribunJatim.com, Selasa (30/10).

Perempuan asal Jakarta pada 15 Agustus 1986 ini pun memulai petualangan travelling ke beberapa negara. Bersama teman-temannya, dia pernah rekreasi ke Malaysia, Singapore, Thailand, Korea, Jepang, hingga Australia (Melbourne, Perth).

Maia Estianty Resmi Menikah, Ahmad Dhani Doakan Sang Mantan Istri: Semoga Bahagia Seperti Saya

Bahkan, pada tahun ini dia pernah melancong ke AS, mulai dari Los Angeles, San Francisco, Las Vegas, dan Grand Canyon.

“Dengan travelling, saya bisa melihat dunia luar untuk refreshing, sekaligus membuka network dengan orang-orang baru, yang biasanya pikirannya berbeda dengan saya,” jelas perempuan yang masih single ini.

Saat travelling, dia tak hanya sekadar menikmafi tempat wisata. Dia suka strolling around the city, mblusuk-mblusuk cari makanan, ke museum, ke pasar, hingga nongkrong di cafe ngobrol sama barista dan bertukar cerita.

Inilah Kronologis Aksi Perampokan di Perumahan Prapen Indah Surabaya

“Dengan mblusuk, biasanya dapat wawasan tentang teknologi atau desain yang idenya dari gedung yg sudah ada di luar negeri. Ini bisa membantu saat bekerja sebagai sales,” urainya pada TribunJatim.com.

Dia pun tetap menekuni hobinya ini, paling tidak dua kali setahun. Bahkan, dia punya obsesi bisa travelling ke benua Eropa pada 2020 mendatang.

“Yang jadi obsesi adalah Germany sama Switzerland. Di sana sepertinya punya suasana berbeda ala Eropa, seperti ada kota-kota tua, museum, dan kastil,” pungkasnya. (Sda/TribunJatim.com)

Penulis: Sudarma Adi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved