Inilah Kronologis Aksi Perampokan di Perumahan Prapen Indah Surabaya

Dua pelaku perampokan beserta tiga penadah barang perampokan di Perumahan Prapen Indah Blok F -43 Surabaya telah ditangkap.

Inilah Kronologis Aksi Perampokan di Perumahan Prapen Indah Surabaya
surya/Pradhitya Fauzi
Dua pelaku perampoakan di Prapen Indah Surabaya Dibekuk 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua pelaku perampokan beserta tiga penadah barang perampokan di Perumahan Prapen Indah Blok F -43 Surabaya telah ditangkap.

Kedua pelaku itu adalah Anggik Prasetiawan (32), pengangguran asal Jalan Kyai Toha nomor 6, Prapen dan Rachmad Tito Ariyanto (26), asal Jalan Tenggilis Lama 2 nomor 38 Surabaya.

Sedangkan, tiga penadahnya adalah Mokhamad Holil (31), indekos di Jalan Banjar Kemantren Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Holili (32), warga Dusun Krajan, Desa Ambal, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, dan Jazuli (29), warga Jalan Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Surabaya.

Saat press release pada Selasa (30/10/2018) siang, Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela menjelaskan kronologi perampokan itu, bahwa pada Jumat (19/10/2018) dinihari sekitar pukul 02.30 WIB, dua pelaku (Anggik dan Tito) melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di rumah korban (Ratna Anjani).

Ibu Dipo Latief yang Juga Mertua Nikita Mirzani Meninggal Dunia

kedua perampok itu menyekap dan mengikat seorang sopir dan seorang suster.

"Keduanya (sopir dan suster) diikat menggunakan kain, wajahnya ditutup kain, lalu dimasukan ke sebuah ruangan," sambung mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya.

Usai beraksi, kemudian pelaku langsung kabur membawa sebuah mobil merek Toyota Kijang Innova tahun 2006 milik korban.

Maia Estianty Resmi Menikah, Putranya Ungkapkan Rasa Bahagia, Doakan Kehidupan Baru Sang Ibunda

"Aksi pelaku sangat cerdik. Sebab, kedua pelaku kuga membawa rekaman CCTV yang berada di rumah beserta smartphone milik sopir bernama Subandi itu. Namun, hal tersebut tak membuat personel Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim kelabakan. Raut wajah keduanya sempat terekam beberapa saat di CCTV yang rekamannya diambil keduanya," paparnya.

Tak butuh waktu lama, sekitar enan hari kemudian, keenamnya dapat ditangkap.

"Kami tangkap semuanya pada Kamis (25/10/2018) lalu," tutupnya.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved