Terkait Isu Penculikan Anak di Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar: Saya Pastikan itu Hoax

Isu penculikan yang menyebar di media sosial turut merambah wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Terkait Isu Penculikan Anak di Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar: Saya Pastikan itu Hoax
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/SHUTTERSTOCK
Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar memastikan postingan tentang penculikan di Tulungagung hoax, Selasa (30/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Isu penculikan yang menyebar di media sosial turut merambah wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Sebuah akun Facebook menyebarkan isu penculikan di sebuah pusat perbelanjaan di Tulungagung.

Akun tersebut mengatakan, seorang ibu yang membawa anak, tidak mengetahui jika anaknya akan diculik orang lain.

Namun aksi ini gagal.

Lebih dari 50 Persen Desa di Tulungagung Masih Belum Terbebas dari Buang Air Besar Sembarangan

Toko Sembako di Tulungagung Dibobol Pencuri, Pemilik Merugi hingga Ratusan Juta

"Tapi ortune anak gak sadar/teriak kalo anaknya diculik (tapi orang tuanya tidak sadar kalau anaknya diculik)," tulis pengunggah dengan akun nama perempuan ini.

Masih menurut postingan tersebut, si anak mengaku dicolek rambutnya dan kemudian tidak sadar.

Akibatnya saat diajak penculik, anak itu menurut saja.

Namun Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar memastikan postingan itu hoax.

Putranya Jadi Penumpang Lion Air JT-610, Siti: Kalau Meninggal, Saya Mau Dia Dimakamkan di Blitar

Ibu Alviani, Pramugari Lion Air JT-610 Mengaku Alami Kejadian Aneh Dua Hari sebelum Kecelakaan

"Saya pastikan kabar itu hoax," tegas Tofik, seusai gelar pasukan Operasi Zebra Semeru 2018, Selasa (30/10/2018).

Tofik mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya isu yang belum diketahui kebenarannya.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved