Polisi Jombang Terjun ke Sekolah, Tenangkan Siswa dan Ortu Soal Isu Penculikan Anak

Polres Jombang dan Polsek jajaran menggelar sosialisasi ke sekolah-sekolah. Polisi memastikan isu penculikan itu adalah bohong alias hoaks (hoax).

Polisi Jombang Terjun ke Sekolah, Tenangkan Siswa dan Ortu Soal Isu Penculikan Anak
Surya/Sutono
Kapolsek Jombang Kota AKP Suparno (berdiri) saat memberikan sosialisasi terkait isu penculikan anak yang marak di medsos.( 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG- Maraknya isu penculikan anak yang beredar di media sosial (medsos), membuat banyak orang tua gelisah dan ketakutan.

Guna mengatasi itu, Polres Jombang dan Polsek jajaran menggelar sosialisasi ke sekolah-sekolah. Polisi memastikan isu penculikan itu adalah bohong alias hoaks (hoax).

Sosialisasi tersebut antara lain dilakukan petugas Polsek Jombang Kota, bersama Humas Polres Jombang, yang menggelar sosialisasi terhadap siswa Sekolah Dasar Islam Roushon Fikr, Rabu (31/10/2018).

Di halaman sekolah yang berlokasi di Desa Pulolor, Kecamatan Jombang Kota itu, selain kepada siswa, polisi juga memberikan sosialisasi terhadap wali murid dan guru di sekolah ini.

Polisi memastikan berita penculikan anak yang beredar di medsos belakangan ini bohong atau hoaks.

"Karena itu kami minta agar orang tua dan guru tidak perlu khawatir terkait isu penculikan tersebut," kata Kapolsek Jombang Kota, AKP Suparno pada TribunJatim.com.

Kendati demikian, polisi tetap meminta pihak sekolah, orang tua dan para siswa untuk tetap waspada. Para siswa diharapkan tidak mudah menerima ajakan atau iming-iming dari orang yang tidak dikenal atau asing.

Warga Sadengrejo Kabupaten Pasuruan Demo Minta Perubahan Overpass Jadi Underpass

"Pihak sekolah, hendaknya juga lebih meningkatkan keamanan di lingkungan sekolah," kata Suparno.

Sejumlah orang tua mengaku memang sempat merasa khawatir atas isu penculikan anak yang beredar luas di medsos. Namun dengan adanya sosialisasi ini, para orang tua menjadi lebih lega. Meski harus tetap meningkatkan kewaspadaan.

Emil Dardak Sebut Pemerintah Perlu Pertahankan Pelabuhan Kapal Ferry sebagai Penyangga Suramadu


"Iya jelas, isu-isu tersebut membuat saya khawatir. Tapi dengan adanya sosialisasi hari ini alhamdulillah sudah tidak ada kekhawatiran, meski harus tetap berhati-hati," kata Dewi Azizah, orang tua siswa.(sutono/ /TribunJatim.com)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved