Pilpres 2019

Soal Penggantian Wagub DKI Picu Ancaman PKS Mogok Kampanye di Pilpres 2019, Begini Tanggapan Sandi

Soal penggantian Wagub DKI Jakarta telah memicu ancaman PKS akan mogok Kampanye di Pilpres 2019, Cawapres Sandiaga Uno pun beri tanggapan serius.

Soal Penggantian Wagub DKI Picu Ancaman PKS Mogok Kampanye di Pilpres 2019, Begini Tanggapan Sandi
TribunJatim.com/ Aqwamit Torik
Cawapres Sandiaga Uno saat kunjungi Astranawa, Surabaya, Senin (22/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Polemik penetapan calon wakil gubernur DKI Jakarta antara Partai Gerindra dan PKS akan selesai.

Keyakinan tersebut disampaikan oleh Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salihuddin Uno.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini merasa, Gerindra dan PKS tetap solid mendukung Prabowo Subianto dan dirinya dalam Pilpres 2019.

"Saya yakin tidak ada masalah dan akan selesai. Tentunya kita solid," tegas Sandi, saat ditemui di GOR Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Pamit Beli Bakso Usai Tiba Dari Hongkong, Sulastri Digrebek Suami Bareng TKI Berondong di Kamar Kos

Pernyataan Sandi tersebut menanggapi, saat dia diminta tanggapan pernyataan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi bahwa alotnya pembahasan soal wakil gubernur DKI dengan Partai Gerindra membuat kader kecewa.

Menurut Suhaimi, mesin partai untuk Pilpres 2019 bisa mati akibat hal ini, alias 'mogok kampanye'.

Sandi menyinggung koalisi Gerindra dan PKS dalam empat tahun terakhir.  Salah satunya, koalisi di PIlkada DKI yang memenangkan Anies Baswedan-Sandi.

"Gerindra dan PKS itu seperti saudara. Kita bersama-sama dalam empat tahun dan melewati turbulensi politik, kita tetap satu," ujarnya.

Napak Tilas Perjuangan Gubernur Soerjo & Ziarah ke Wali Qhutub, Prabowo Akan Kembali Kunjungi Jatim

Hingga saat ini, PKS dan Gerindra belum memutuskan cawagub DKI pengganti Sandi. Dalam pembahasan koalisi Pilpres lalu disepakati kursi Wagub DKI menjadi milik PKS. Pasalnya, Prabowo dan Sandi berasal dari Gerindra.

PKS meminta Partai Gerindra menepati janjinya soal kursi wakil gubernur DKI Jakarta.

Caranya dengan menyetujui dan menandatangani surat berisi dua nama kandidat wagub DKI dari PKS, yakni Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto dan mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: "PKS Ancam Mogok Kampanye Pilpres, Ini Komentar Sandiaga" 

Galang Kekuatan Pekerja dan Emak-emak, Muncul Gerakan Rabu Biru Dukung Prabowo-Sandi di Surabaya

Editor: Mujib Anwar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved