Pesawat Lion Air Jatuh

Siswa SD Muhammadiyah Bersama Satlantas Polres Gresik Menggelar Salat Ghaib Korban Pesawat Lion Air

- Ratusan siswa SD Muhammadiyah 1 Gresik Kota Baru (GKB) Gresik menggelar salat ghoib untuk para korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan

Siswa SD Muhammadiyah Bersama Satlantas Polres Gresik Menggelar Salat Ghaib Korban Pesawat Lion Air
(surya/Sugiyono)
Para siswa SD Muhammadiyah 1 GKB bersama anggota Satlantas Polres Gresik melaksanakan Sholat Ghaib untuk mendoakan korban kecelakaan pesawat Lion Air JT- 610 yang jatuh di perairan Karawang Jawa Barat, Kamis (1/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Ratusan siswa SD Muhammadiyah 1 Gresik Kota Baru (GKB) Gresik menggelar salat ghoib untuk para korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang Jawa Barat.

Para siswa melakukan salat ghaib di aula SD Muhammadiyah 1 GKB, Jl Belitung, Perumahan GKB, Desa Randuagung Kecamatan Kebomas. Dengan dipandu Wakil Kepala Sekolah, para siswa sholat ghaib dengan tertib.

"Salat ghaib melibatkan para siswa untuk mendidik secara langsung kepada siswa agar lebih peduli terhadap masyarakat yang terkena musibah," kata Wakil Kepala SD Muhammadiyah 1 GKB, Mohamad Taufiq, Kamis (1/11/2018).

Selain itu, para siswa juga diajak mempraktikkan ilmu pengetahuan yang didapat di bangku sekolah, sehingga para siswa bisa lebih terampil.

BREAKING NEWS: Black Box Lion Air JT-610 yang Jatuh di Perairan Karawang Ditemukan

"Sholat ghaib ini juga mempraktikkan keterampilan anak-anak yang didapat di bangku sekolah," imbuhnya.

Kevin Maulana Siswa Kelas VI SD Muhammadiyah 1 GKB, mengatakan bahwa ikut prihatin atas musibah kecelakaan pesawat terbang Lion Air jatuh.

"Tadi ikut berdoa, untuk mendoakan korban kecelakaan pesawat yang terjatuh," kata Kevin usai salat ghaib.

Sementara Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik Ipda Darwoyo mengatakan, bahwa atas kejadian kecelakaan pesawat terbang Lion Air JT - 610, pihaknya mengajak anak-anak yang tergabung dalam Polisi Patroli Sekolah untuk disiplin berlalu lintas dan peduli terhadap korban kecelakaan.

"Sebab dasar dari kecelakaan lalu lintas adalah melanggar kedisiplinan. Baik tidak disiplin membawa surat-surat kendaraan, tidak disiplin memakai helm atau sabuk pengaman dan tidak disiplin mentaati rambu-rambu lalu lintas. Akhirnya terjadi kecelakaan lalu lintas yang bisa mengakibatkan korban jiwa," kata Darwoyo, usai mengikuti salat ghaib.

Turun ke Jalan, RTMM Meminta Pemerintah Tak Naikkan Tarif Cukai Juga Harga Eceran Rokok

Pentingnya mengajak anak-anak usia dini untuk melaksanakan shalat ghaib yaitu untuk mendoakan korban kecelakaan pesawat terbang Lion Air JT - 610 yang jatuh di perairan Karawang Jawa Barat.

"Anak-anak selaku generasi muda Indonesia kita ajak untuk peduli terhadap kecelakaan lalu lintas. Sehingga diharapkan kedepannya bisa lebih disiplin dalam berlalu lintas di jalan raya. Selain itu juga belajar dari musibah kecelakaan lalu lintas," katanya. (TribunJatim.com /Sugiyono).

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved