VIDEO: Hadiri Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38, Pakde Karwo Cicipi Makanan Olahan Ibu-ibu PKK

Pemprov Jawa Timur menggelar peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38, di JX International Convention Exhibition atau Jatim Expo.

VIDEO: Hadiri Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38, Pakde Karwo Cicipi Makanan Olahan Ibu-ibu PKK
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT TORIQ
Pakde Karwo saat dilayani oleh istrinya, Nina Soekarwo yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jawa Timur untuk mencicipi olahan hasil karya ibu PKK, dalam peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38, di JX International Convention Exhibition, Senin (5/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemprov Jawa Timur menggelar peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38, di JX International Convention Exhibition atau Jatim Expo, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (5/11/2018).

Dalam kesempatan tersebut, tampak beberapa kepala daerah di Jawa Timur, termasuk Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, menghadiri acara tersebut.

Selain itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Hadi Sulistyo juga mendampingi Soekarwo saat melihat-lihat pameran dan makanan hasil olahan dari ibu-ibu PKK.

Jawa Timur Akui Defisit Kedelai, Kadis Pertanian Jatim: Tapi Kontribusi ke Nasional Masih 34 Persen

Tampak gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu juga sesekali mencicipi makanan yang sedang dipamerkan.

Pakde Karwo juga berbincang dengan ibu-ibu PKK tentang khasiat dari beberapa makanan tersebut.

"Kalau itu untuk melancarkan ASI, daun katuk itu khasiatnya bagus untuk melancarkan ASI," ujar Pakde Karwo kepada ibu-ibu PKK, Senin (5/11/2018).

Sementara itu, Pakde Karwo mengungkapkan, kebutuhan pangan di Jawa Timur sudah terpenuhi, namun ada beberapa kebutuhan yang masih belum terpenuhi.

Hadiri Baksos di Madiun, Soekarwo Bahas Kemudahan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Setelah Puluhan Tahun Jadi Birokrat, Nurwiyatno Nyaleg DPRD Jatim Demi Patuhi Perintah Pakde Karwo

"Jawa Timur itu sudah terpenuhi semua, tapi minus di kebutuhan bawang putih dan kedelai," jelas Pakde Karwo.

Ia menjelaskan, hal tersebut karena masyarakat Jawa Timur yang menyukai panganan olahan tempe dan tahu, yang menyebabkan kebutuhan kedelai di Jawa Timur cukup besar.

"Karena orang Jawa Timur senang makan tempe dan tahu, sehingga konsumsinya terbesar, 447 ribu ton kedelai, ini yang belum bisa (terpenuhi)," jelas gubernur Jawa Timur dua periode itu.

Ketua OJK Apresiasi Buku Ketujuh Karangan Pakde Karwo Berkaca dari Kegagalan Liberalisasi Ekonomi

VIDEO: Keseruan Kontes Korean Look dalam Gelaran IKOF 2018 di Royal Plaza Surabaya

Melihat kurang terpenuhinya kebutuhan kedelai, Pakde Karwo mengharapkan di daerah yang teraliri air dari sungai Bengawan Solo bisa segera ditanami.

"Sehingga Bojonegoro, Tuban , Lamongan Gresik bisa ditanami kedelai," pungkasnya.

Berikut videonya:

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved