Dapat Bonus Jutaan Rupiah, Atlet Angkat Besi Eko Yuli Irawan Ingin Bangun Sasana

Eko Yuli Irawan yang merupakan atlet angkat besi, memiliki rencana untuk membangun sasana angkat besi.

Dapat Bonus Jutaan Rupiah, Atlet Angkat Besi Eko Yuli Irawan Ingin Bangun Sasana
FERNANDO RANDY/BOLA/BOLASPORT.COM
Aksi lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, seusai melakukan angkatan clean and jerk kelas 62 kg putra pada 18th Asian Games Invitation Tournament di JiExpo, Jakarta, Minggu (11/2/2018). 

TRIBUNJATIM.COM - Eko Yuli Irawan yang merupakan atlet angkat besi, memiliki rencana untuk membangun sasana angkat besi.

Tujuannya, agar Indonesia bisa terus mencetak lifter handal.

Sasana itu akan dibangun dari uang bonus yang tengah dikumpulkan oleh Eko.

"Yang pasti inginnya sih ke depan punya sasana sendiri. Supaya bisa tampung remaja-remaja lagi, yang baru lagi," kata Eko usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Eko diterima Jokowi dengan menyandang status juara dunia melalui torehan 3 medali emas nomor 61 kilogram pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018, di Ashgabat, Turkmenistan, Minggu (4/11/2018).

Jubir FPI Ungkap Sejumlah Kejanggalan dari Kasus Bendera Habib Rizieq, BIN: Langsung Tunjuk Saja!

Napi Pencabulan Tewas Seusai Berusaha Kabur dari LP Blitar, Kecurigaan Petugas Akhirnya Terbukti

Atas prestasi itu, Eko mendapatkan bonus Rp 250 juta dari Presiden Jokowi dan Rp 200 juta dari Kemenpora.

Eko juga akan mendapat bonus dari Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI).

Eko mengaku akan menabung uang bonus yang diterimanya agar cita-cita untuk membuat sasana angkat besi bisa segera tercapai.
"Supaya bisa tampung remaja-remaja lagi, yang baru lagi. Karena kita sudah belasan tahun di angkat besi, kayaknya sudah tau skillnya, sudah tau cara menangani atlet, pengin menciptakan juga supaya di angkat besi prestasinya tidak mandek," ucap Eko.

Eko yang kini berusia 29 tahun khawatir tak ada lagi atlet-atlet angkat besi yang berprestasi setelah ia pensiun.

Oleh karena itu lah ia ingin membantu mencetak lifter-lifter handal.

"Takutnya setelah saya pensiun belum ada lagi itu yang saya takutin. Setidaknya kita bisa menciptakan juga," kata Eko.

Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved