AkzoNobel Dukung Pemkot Surabaya Lestarikan Warisan Budaya Kawasan Kota Lama

Tepatnya inisiatif untuk membangun wisata perkotaan (urban tourism) di Surabaya.

AkzoNobel Dukung Pemkot Surabaya Lestarikan Warisan Budaya Kawasan Kota Lama
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM
Pengecatan simbolis sebagai pelestarian bangunan di kawasan Kota Lama Sidoarjo, Sabtu (10/11/2018) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-
AkzoNobel, perusahaan cat dan pelapis global terkemuka serta produsen Dulux, hari ini menyatakan dukungan terhadap inisiatif Pemerintah Kota Surabaya.

Tepatnya inisiatif untuk membangun wisata
perkotaan (urban tourism) di Surabaya.

Caranya dengan ikut serta dalam kegiatan pelestarian bangunan cagar
budaya di kawasan Kota Lama di Surabaya, Jawa Timur.

Program ini diresmikan oleh Walikota
Surabaya, Tri Rismaharini pada hari ini, Sabtu (10/11/2018), yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

"Kami dari AkzoNobel berkomitmen untuk memberikan warna pada kehidupan masyarakat dengan
membantu memperindah lingkungan tempat tinggal mereka melalui keahlian kami dalam cat, dan
pelapis. Dalam program Let’s Colour Indonesia kami, salah satu upaya yang kami lakukan adalah
memelihara bangunan lama dan baru, karena menghilangnya suatu warisan kota dapat menghilangkan
identitas dari masyarakat setempat," kata Irawan Bahtera, Direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia) dalam siaran pers yang diterima TribunJatim.com, Sabtu (10/11/2018).

"Dengan melestarikan warisan kota, kita dapat menjadikan masa
lalu sebagai bagian dari masa depan.
Kami percaya bahwa cagar budaya berperan dalam hubungan emosional dan ketahanan (resiliensi)
manusia," imbuh Irawan.

Di masa lalu, menurut Irawan, kawasan Kota Lama Surabaya berfungsi sebagai pusat ekonomi dan
pemerintahan.

Di kawasan ini, terdapat banyak bangunan tua, dan cagar budaya dengan nilai seni serta
sejarah dalam pengembangan kota Surabaya.

"Inilah mengapa kami melihat pentingnya upaya melestarikan warisan budaya sebagai bagian utama
dari bangunan yang resilience," lanjut Irawan.

Kawasan ini juga dapat menjadi pusat pariwisata yang baik serta pusat
daya tarik bagi wisatawan lokal, maupun internasional dengan tetap membawa semangat kota
Surabaya lama di tengah-tengah kota modern yang kita kenal saat ini.

Halaman
12
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved