Ibu-ibu dan Anak-anak Menari Bersama Penari Jaranan Santherewe di Gedung Cak Durasim Surabaya

Anak-anak dan ibu-ibu menari bersama penari dalam Pagelaran Jaranan Santherewe pada Sabtu (10/11/2018).

Ibu-ibu dan Anak-anak Menari Bersama Penari Jaranan Santherewe di Gedung Cak Durasim Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/CHRISTINE AYU NURCHAYANTI
Keseruan para penari Pagelaran Jaranan Setherewe bersama penonton, di pendopo Taman Budaya Cak Durasim, Surabaya, Sabtu (10/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Christine Ayu Nurchayanti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anak-anak dan ibu-ibu menari bersama penari dalam Pagelaran Jaranan Santherewe pada Sabtu (10/11/2018).

Keseruan tersebut terjadi sesaat setelah para penari Pagelaran Jaranan Santherewe selesai menari.

Pembawa acara meminta anak-anak yang berani naik ke atas panggung untuk menari bersama para penari Pagelaran Jaranan Santherewe. 

Kabupaten Tulungagung Gelar Lomba Hias Celengan Family di Taman Budaya Cak Durasim Surabaya

Hari Pahlawan, Wali Kota Risma Ingin Anak Muda Teladani Perjuangan Pahlawan di Bidang Masing-masing

Tidak hanya anak-anak, para ibu-ibu juga tidak mau kalah.

Para ibu-ibu tersebut juga naik ke atas panggung dan ikut menari.

Anak-anak dan Ibu-ibu tersebut kemudian mendapatkan hadiah.

Update Insiden Kereta Api Viaduk Surabaya Membara, Cerita Korban hingga Komentar Tri Rismaharini

HMD Bahasa dan Sastra Indonesia Unair Surabaya Gelar Serangkaian Acara Pekan Bahasa dan Sastra 2018

Pondopo dipenuhi gelak tawa dari penonton dan peserta yang menari.

Acara tersebut diadakan di pendopo Taman Budaya Cak Durasim, Jalan Genteng Kali No 85, Genteng, Surabaya.

Pagelaran Jaranan Santherewe adalah salah satu acara dalam serangkaian Gelar Seni dan Budaya Daerah 2018 "Gumebyaring Lawadan Mulya Lan Tinta" Kabupaten Tulungagung.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved