Ini Aksi Ibu Wali Murid TK Aisyah 64 Bermain Angklung di Taman Budaya Cak Durasim Surabaya

Penampilan mereka berlangsung di Pendopo Taman Budaya Cak Durasim, Jalan Genteng Kali No.85, Surabaya.

Ini Aksi Ibu Wali Murid TK Aisyah 64 Bermain Angklung di Taman Budaya Cak Durasim Surabaya
Tribunjatim/christine Ayu N
Para ibu wali murid TK Aisyah 64 bermain angklung di Taman Budaya Cak Durasim, Surabaya Sabtu (10/11/2018). 

Laporan reporter TribunJatim.com, Christine Ayu Nurchayanti.

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ada yang menarik dari acara Gelar Seni dan Budaya 2018 "Gumebyaring Lawadan Mulya Lan Tinata" Kabupaten Tulungagung pada Sabtu (10/11/2018).

Yaitu penampilan angklung dari tiga belas ibu wali murid TK Aisyah 64.

Penampilan mereka berlangsung di Pendopo Taman Budaya Cak Durasim, Jalan Genteng Kali No.85, Surabaya.

Para ibu-ibu  tersebut memainkan lagu daerah "Gundul-gundul Pacul". Dengan menggunakan baju loreng

Priyatmoko selaku pelatih angklun menuturkan,  para ibu-ibu  sendiri yang menginginkan bermain angklung.

"Hari ini anak-anaknya bermain drumband. Bundanya juga ikut main. Tapi pengennya bukan drumband. Jadi kami inisiatif main angklung," katanya pada Tribunjatim.com.

Priyatmoko menambahakan, untuk bisa tampil maksimal , para ibu-ibu tersebut melakukan latihan  selama tiga hari.

Panggul Sepeda Kendal-Surabaya, Ronny Ingin Ketemu Wali Kota Surabaya Risma

"Satu pertemuannya satu sampai satu jam setengah," jelasnya.

Untuk latihannya, Priyatmoko mengaku bahwa ketika latihan sering personil tidak lengkap

"Hari pertama misalnya 16. Hari kedua cuma 10 atau 8. Jadi latihannya nggak selalu penuh," ungkapnya

"Hari ini yang main 13. Ada lima orang yang tidka  bisa hadir," lanjut Priyatmoko.

Priyatmoko mengaku bahwa angklung yang mereka gunakan sebenarnya untuk anak-anak. Bukan untuk orang dewasa.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Sempat Shock Saat Insiden Surabaya Membara

"Angklung untuk anak dan orang dewasa berbeda ukuran. Kami memang bermain dengan alat seadanya," tuturnya.

Gelar Seni dan Budaya 2018 "Gumebyaring Lawadan Mulya Lan Tinata" Kabupaten Tulungagung sendiri diadakan selama dua hari. Yaitu Jumat (09/11/2018) dan Sabtu (10/11/2018). Dengan serangkaian acara mulai dari pagelaran tari, lomba, hingga ketoprak.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved